Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Baznas RI Akan Kirim 10 Persen Kurban 2026 ke Sumut, Sumbar, dan Aceh

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 18:52 WIB | Oleh:
Baznas RI Akan Kirim 10 Persen Kurban 2026 ke Sumut, Sumbar, dan Aceh Doc: antara foto
Ket. Deputi II Baznas RI Imdadun Rahmat dalam konferensi pers peluncuran Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 di Jakarta, Jumat (17/4).

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memastikan sebanyak 10 persen hasil perolehan program kurban Baznas 2026 ini akan disalurkan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

"Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di dalam alokasi pendistribusian itu ada 10 persen. Untuk secara nasional, tiga provinsi itu dialokasikan 10 persen," kata Deputi II Baznas RI Imdadun Rahmat dalam konferensi pers peluncuran Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 di Jakarta, Jumat (17/4).

Imdadun menyebutkan persentase alokasi penyaluran hewan kurban dilakukan setelah adanya kajian internal dengan kriteria tertentu.

Ia memaparkan sejumlah kriteria tersebut adalah populasi di suatu wilayah, jumlah warga miskin, ketersediaan hewan kurban, serta pertimbangan afirmasi tertentu.

"Apakah ini terkait dengan yang daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) atau daerah minoritas? Nah, oleh karena itu berbeda-beda alokasinya," kata Imdadun.

Ia juga menekankan besaran alokasi daging kurban tidak hanya bergantung terhadap jumlah penghimpunan hewan, sebab jumlah penghimpunan hewan kurban terbanyak adalah di Jakarta.

Namun, lanjut dia, dalam hal ini Jawa Timur menjadi wilayah dengan alokasi kurban terbesar karena persentase populasi dan warga miskinnya besar.

Dengan semangat yang sama, kata dia, Baznas memastikan kurban yang disalurkan juga akan mencapai wilayah-wilayah terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta wilayah 3T.

"Kurban kita salurkan ke seluruh Indonesia dengan spirit afirmasi terhadap beberapa kriteria daerah. Satu, tadi terkait dengan soal minoritas, jumlah warga miskin dan juga daerah 3T. Jadi visi kita untuk mewujudkan keadilan distribusi, mengurangi ketimpangan distribusi hewan kurban, itu kita coba dengan skema ini," ucapnya.

Imdadun juga memastikan seluruh peternak mustahik binaan Baznas melalui Program Balai Ternak Baznas, yang jumlahnya mencapai 42 balai ternak se-Indonesia dalam kondisi siap menyalurkan hewan pada musim Idul Adha 1447 Hijriah/2026 ini.

"Dan masing-masing balai ternak itu memiliki mitra-mitra peternak rumahan di sekitar mereka. Jadi inilah yang menjadi skema kita untuk memberikan manfaat langsung kepada para peternak. Jadi tidak mengurangi kemanfaatan bagi para pemodal besar. Ini mewujudkan visi keadilan itu," ucapnya.

"Kami akan seperti tahun-tahun yang lalu melakukan rapat besar melalui rapat teknis seluruh Indonesia untuk melakukan koordinasi. Melakukan koordinasi agar penyaluran dan pendistribusiannya adil, kemudian transparan, akuntabel, aman syari, dan bisa dilaporkan, sehingga secara nasional data ini bisa kita kumpulkan dan bisa kita laporkan kepada publik," kata Imdadun Rahmat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekspor Kakao Tetap Berjalan Baik dan Bahkan Tumbuh

12 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ekspor Kakao Tetap Berjalan...

Makassar Klaim Akan Sukses Verifikasi SPMB

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Makassar Klaim Akan Sukses ...
Megapolitan
Wali Kota Depok: Berikan Da...

Tiga Negara Super Power Ini Harus Hancurkan Nuklir

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Tiga Negara Super Power Ini...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.