Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejumlah Daerah di Sulteng Jadi Koridor Ekonomi Sektor Holtikultura

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 18:52 WIB | Oleh:
Sejumlah Daerah di Sulteng Jadi Koridor Ekonomi Sektor Holtikultura Doc: antara foto
Ket. Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menghadiri ekspor raya durian berlangsung di Kota Palu, Kamis (16/4).

PALU - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menjadikan sejumlah daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai jalur koridor ekonomi khususnya sub sektor hortikultura.

"Ke depan Kabupaten Parigi Moutong, Poso dan Sigi sebagai jalur koridor ekonomi, karena daerah tersebut memiliki wilayah transmigrasi saling terhubung," kata Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menghadiri ekspor raya durian berlangsung di Kota Palu, Kamis (16/4).

Ia menjelaskan saat ini konsep Transmigrasi telah bertransformasi berfokus pada strategi pengembangan kawasan berbasis koridor ekonomi dan sentra produksi pangan/hortikultura pada tahun 2025-2026.

Pendekatan itu sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang bukan hanya sekedar memindahkan penduduk bermukim di suatu tempat, tetapi menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi mandiri melalui integrasi hulu ke hilir.

"Kami ingin masyarakat transmigrasi berperan sebagai penopang ekonomi daerah melalui sektor pertanian. Salah satu peran nyata adalah keberhasilan ekspor durian tidak lepas dari peran warga trans sebagai hulu perkembangan bisnis tersebut," ujarnya.

Ia memaparkan di era pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, Kementrans menghadirkan program trans tuntas bertujuan untuk menyelesaikan konflik lahan dan memberikan kepastian hukum sertifikat tanah transmigran secara cepat.

"Lewat program trans tuntas kami berupaya menyelesaikan sekitar 120 ribu bidang tanah transmigrasi bermasalah, saat ini sedang diselesaikan secara bertahap," ucap Iftitah.

Ia mencontohkan program transmigrasi lokal di Rempang, Batam sebagai solusi relokasi warga terdampak pengembangan Eco-City.

Ia mengatakan, Kementrans membuat satuan permukiman terintegrasi dengan bantuan rumah tipe 45 dilengkapi sarana dan prasarana penunjang seperti jalan, pasar, sekolah dan instalasi pengelolaan sampah, termasuk dermaga serta bantuan kapal tangkap ikan.

"Ke depan ekosistem seperti itu dibangun supaya masyarakat mendapat manfaat untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga," kata dia.

Maka konsep koridor ekonomi dikerjakan secara kolaborasi lintas sektor untuk memastikan infrastruktur jalan, transportasi, dan logistik yang efisien.

"Kami berharap pemerintah daerah (pemda) tutur serta mewujudkan perencanaan itu, demi meningkatkan kualitas hidup layak masyarakat transmigrasi," ucap Iftitah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.