Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 48 Jenazah Ditemukan, 33 Orang Masih Dalam Pencarian

3 Selasa, 27 Jan 2026, 19:28 WIB | Oleh:
Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 48 Jenazah Ditemukan, 33 Orang Masih Dalam Pencarian Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 48 Jenazah Ditemukan, 33 Orang Masih Dalam Pencarian Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian saat memberikan keterangan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (27/1).

BANDUNG BARAT - Memasuki hari keempat operasi pencarian, tim SAR gabungan kembali mengevakuasi delapan kantong jenazah dari lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Kamis.

Temuan ini menambah daftar panjang korban meninggal dunia menjadi total 48 orang, sementara puluhan lainnya dilaporkan masih tertimbun material longsoran.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan pada hari keempat pencarian, tim SAR gabungan menemukan delapan kantong jenazah yang kemudian diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk dilakukan proses identifikasi.

“Hari keempat ini kami menemukan delapan body pack. Sampai pukul 18.30 WIB total temuan sejak hari pertama mencapai 48 body pack yang telah diserahkan kepada Tim DVI,” ujar Ade di Bandung Barat, Kamis.

Ia menyampaikan, berdasarkan pembaruan data dari penanggung jawab penanganan bencana, jumlah warga terdampak longsor bertambah menjadi 155 jiwa, dengan rincian 75 orang selamat dan 80 orang dilaporkan hilang sejak peristiwa terjadi.

Dari total warga yang dilaporkan hilang tersebut, lanjut Ade, sebanyak 48 orang telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan, sehingga masih terdapat 33 orang yang hingga kini dalam proses pencarian.

“Untuk hari ini pencarian kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali,” katanya.

Ade menjelaskan, operasi pencarian sempat terhambat akibat hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Cisarua dan sekitarnya sejak pagi hari.

Selain itu, Tim SAR gabungan juga memperluas wilayah pencarian dengan menggeser sebagian personel dari sektor A2 ke sektor B2 setelah evaluasi lapangan menunjukkan adanya potensi keberadaan korban di area tersebut.

“Hari ini kami mulai pukul 07.30 WIB dalam kondisi hujan hingga siang. Alhamdulillah sore hari cuaca cerah sehingga kami bisa menemukan delapan body pack,” ujar Ade.

Ia menambahkan pelaksanaan operasi pencarian akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan sesuai dengan keputusan penetapan status tanggap darurat bencana.

“Sesuai dengan keputusan pemerintah terkait tanggap darurat bencana, operasi SAR direncanakan akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan dan akan dievaluasi pada hari ketujuh,” kata Ade.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Momen Haru Warga Jakut Teri...
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.