Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kutim Siapkan Rp5,2 Miliar, Jamin 24 Ribu Warga Tetap Tercover BPJS Kesehatan

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kutim Siapkan Rp5,2 Miliar, Jamin 24 Ribu Warga Tetap Tercover BPJS Kesehatan Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutim dr Yuwana sri Kurniawati (kiri).

Sangatta, Kaltim - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menyiapkan anggaran sebesar Rp5,2 miliar untuk membiayai sebanyak 24.680 peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kategori PBI (penerima bantuan iuran) yang sebelumnya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Pemkab Kutim mengambil alih pembiayaan jaminan kesehatan (BPJS) bagi ribuan warga yang sebelumnya ditanggung oleh Pemprov Kaltim, namun kini oleh provinsi dilimpahkan ke kabupaten/kota.

"Langkah ini diambil untuk memberikan jaminan kepada masyarakat agar status kepesertaan BPJS Kesehatan mereka tetap aktif dan bisa di gunakan saat di butuhkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutim Yuwana sri Kurniawati di Sangatta, Rabu (15/4).

Pembayaran iuran bagi 24.680 peserta itu direncanakan dilakukan secara bertahap, yakni tahap awal sekitar 10 ribu peserta yang segera dibayarkan melalui APBD murni tahun ini, sementara selebihnya akan bertahap dan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk skema pembiayaan masih menunggu keputusan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yakni apakah melalui mekanisme pergeseran anggaran atau dimasukkan dalam perubahan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Untuk itu ia mengajak warga tidak khawatir karena Pemkab Kutim memastikan bahwa masyarakat tetap dapat mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa hambatan administratif.

Terkait dengan reaktivasi kepesertaan, dapat diajukan melalui fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas, maupun melalui pemerintah desa serta dinas terkait, tanpa harus datang langsung ke Dinas Kesehatan.

Pemkab Kutim bersama BPJS Kesehatan setempat dan pihak terkait, sehari sebelumnya pun telah menggelar pertemuan untuk membahas hal ini, yang kemudian memperoleh keputusan untuk membayar iuran ribuan peserta tersebut.

Sejumlah pihak yang hadir dalam pertemuan kemarin antara lain perwakilan dari Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah setempat.

"Sesuai arahan Bapak Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, tidak boleh ada masyarakat Kutim yang tidak terlayani kesehatan. Semua harus tetap tercover ke jaminan kesehatan," ujar Yuwana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...
Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.