Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemhan Beli Pesawat Tempur KAAN Turki dengan Skema Pinjaman Luar Negeri

📅 Kamis, 02 Apr 2026, 13:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemhan Beli Pesawat Tempur KAAN Turki dengan Skema Pinjaman Luar Negeri Doc: Turkish Minute
Ket. Sebuah jet tempur generasi kelima KAAN buatan Turki, yang dikembangkan Turkish Aerospace Industries, terlihat saat uji terbang di atas wilayah tengah Turki. Ankara telah menandatangani kesepakatan untuk mengekspor 48 pesawat jenis ini ke Indonesia, demikian diumumkan Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada 11 Juni 2025.

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memastikan pihaknya menjalankan skema pembelian pesawat tempur KAAN dari Turkish Aerospace Industries melalui pinjaman luar negeri.

Hal tersebut dikatakan pihak Kemenhan merespons soal isu Indonesia membeli pesawat tempur generasi ke lima tersebut dari Turki.

"Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme pinjaman luar negeri (PLN) bersama Kementerian Keuangan," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (2/4).

Hal tersebut sekaligus membenarkan bahwa Indonesia secara resmi telah meneken kontrak awal untuk rencana pembelian pesawat tempur KAAN.

Menurut informasi yang beredar, Indonesia akan membeli 48 unit pesawat jet tempur KAAN dan dikabarkan mulai dikirim pada 2032 mendatang.

Saat ditanya hal terkait hal tersebut, Rico belum bisa menjelaskan secara rinci. Dia juga tidak menjelaskan berapa anggaran yang dikeluarkan untuk membeli pesawat tempur itu.

"Pengadaan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan kebutuhan TNI," tutup dia.

Beredar informasi bahwa Indonesia menyepakati pembelian 48 pesawat tempur KAAN. Informasi itu diunggah akun instagram khusus informasi bidang pertahanan @isds.indonesia.

Unggahan akun instagram tersebut, dijelaskan bahwa kontrak pembelian pesawat tempur itu diteken pihak Kementerian Pertahanan dan Turkish Aerospace Industries saat gelaran pameran IDEF, Istanbul pertengahan 2025 lalu.

Akun instagram itu menyebut nilai kontrak pembelian pesawat tempur sebesar 15 miliar dolar AS atau Rp251 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.