Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren! Pelajar dan Mahasiswa Tangerang Ciptakan Alat Inovatif untuk Deteksi Gizi MBG Berbasis AI

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 20:05 WIB | Oleh:
Keren! Pelajar dan Mahasiswa Tangerang Ciptakan Alat Inovatif untuk Deteksi Gizi MBG Berbasis AI Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Seorang plajar menunjukan alat hasil inovasi teknologi sistem keamanan gizi bernama Si Amanzi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

KABUPATEN TANGERANG, BANTEN - Sejumlah pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Tangerang, Banten, meluncurkan inovasi teknologi sistem keamanan gizi bernama Si Amanzi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Alat-alat pendeteksi keamanan gizi ini, dipamerkan di Perlombaan Teknologi Tepat Guna tingkat Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan pemerintah daerah setempat pada Rabu (15/4).

Anggota Tim Riset Pos Pelayanan Teknologi Kecamatan Mauk, Alwan Azriel mengatakan, inovasi ini lahir sebagai respons atas maraknya kasus keracunan massal yang terjadi dalam penyelenggaraan Program MBG.

"Maka dari itu, alat kita ini fokus untuk membantu program pemerintah terkait MBG seperti itu," ujar Alwan.

Ia menjelaskan, pengembangan sistem Si Amanzi ini memanfaatkan teknologi AI dari sejumlah developer yang populer di Indonesia.

Dimana proses riset berlangsung sekitar empat bulan, mencakup kajian jurnal ilmiah, observasi lapangan, hingga wawancara dengan penerima MBG dan para guru.

"Alat ini bekerja melalui serangkaian tahapan pemeriksaan yang terintegrasi menggunakan conveyor. Tahap pertama dimulai dengan sterilisasi wadah makan atau ompreng MBG menggunakan sinar ultraviolet (UV)," katanya menjelaskan.

Setelah itu, alat makan atau ompreng akan diisi makanan, kemudian kelayakan dan kandungan gizi menu tersebut dianalisis secara otomatis oleh kamera berteknologi AI yang mampu membaca kondisi makanan, kalori, serta nilai gizinya.

"Selain itu, kita juga melengkapi dengan sensor bau dan kelembapan. Sensor bau ini mendeteksi zat amonia dan metana yang kalau zat itu ada di makanan, berarti enggak laik," paparnya.

Ia mengatakan, setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, mesin akan mencetak stiker barcode dari teknologi tersebut yang memuat hasil uji keamanan gizi untuk kemudian ditempelkan pada setiap ompreng MBG.

"Realistisnya 70 persen akurat, tapi setidaknya bisa meminimalisir risiko keracunan dari makanan yang tidak laik konsumsi," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menilai ajang lomba teknologi tepat guna ini menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk melahirkan inovasi di berbagai bidang.

"Inovasi muncul dari event seperti ini karena kita bisa lihat ada inovasi teknologi di sektor pertanian, energi terbarukan, ada juga teknologi yang efisien di bidang septic tank," katanya.

Dia berharap teknologi-teknologi yang dilombakan dapat diproduksi secara massal dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.