Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akhirnya! 10 Ruas IJD di Bali Rampung, Pangan Lancar Wisata Makin Cuan

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 18:06 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Akhirnya! 10 Ruas IJD di Bali Rampung, Pangan Lancar Wisata Makin Cuan Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menuntaskan penanganan 10 ruas jalan daerah di Provinsi Bali sepanjang total 20,78 kilo meter (km) melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menuntaskan penanganan 10 ruas jalan daerah di Provinsi Bali sepanjang total 20,78 kilo meter (km) melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025. 

Penanganan jalan tersebut meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan akses menuju sentra produksi serta kawasan pariwisata di Bali.

Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di wilayah Jawa Timur–Bali dengan total 42 paket sepanjang 108,35 km. Di Provinsi Bali, seluruh paket telah diselesaikan dan dilakukan Provisional Hand Over (PHO).

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa program IJD merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat konektivitas daerah guna mendukung program prioritas nasional, khususnya swasembada pangan dan energi.

“Program Inpres Jalan Daerah ini bertujuan meningkatkan kemantapan dan konektivitas jalan daerah, sehingga dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, membuka akses menuju kawasan produksi pangan dan energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Program IJD dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Melalui kebijakan ini, pemerintah pusat memberikan dukungan percepatan penanganan jalan daerah yang diusulkan oleh pemerintah daerah, khususnya pada ruas-ruas strategis yang terkendala keterbatasan anggaran.

Di Provinsi Bali, penanganan dilakukan pada 10 ruas jalan yang tersebar di sejumlah kabupaten, antara lain Jembrana, Tabanan, Buleleng, Badung, Klungkung, Karangasem, dan Gianyar. Ruas-ruas tersebut merupakan bagian dari jaringan jalan provinsi dan kabupaten/kota yang menghubungkan kawasan produksi, distribusi logistik, serta destinasi pariwisata.

Adapun 10 paket pekerjaan yang telah selesai meliputi paket preservasi Jalan Awen – Pengambengan di Kabupaten Jembrana, paket preservasi Jalan Banda – Nyanglan di Kabupaten Klungkung, paket preservasi Jalan Pulau Menjangan di Kabupaten Buleleng, paket preservasi Jalan Petang – Gunung Kaja di Kabupaten Badung, dan paket preservasi Jalan Simpang Tegal Badung Timur – Cupel di Kabupaten Jembrana. 

Selanjutnya paket preservasi Jalan Simpang Kediri – Kapten Tendean – Batas Kediri dan paket preservasi Jalan Cengolo – Yeh Gangga di Kabupaten Tabanan, paket preservasi Jalan Ngurah Rai dan paket preservasi Jalan Selat – Pasar Agung di Kabupaten Karangasem serta paket preservasi Jalan Wanayu – Klusu – Pejeng – Pesalakan di Kabupaten Gianyar. 

Dengan dukungan anggaran APBN sebesar Rp93,53 miliar, pelaksanaan program ini juga memberikan dampak sosial ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja ¬sekitar 1.100 orang selama masa konstruksi.

Sejumlah ruas yang ditangani juga mendukung akses menuju sentra pertanian, pelabuhan perikanan, serta kawasan pariwisata, sehingga memperkuat konektivitas antar sektor dan wilayah di Bali.

Menteri Dody menambahkan bahwa peningkatan kualitas jalan daerah di Bali memiliki peran penting tidak hanya mendukung sektor pertanian dan logistik, tetapi juga memperkuat daya saing Bali sebagai provinsi pariwisata unggulan.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, mobilitas masyarakat dan wisatawan menjadi lebih lancar, distribusi barang lebih efisien, dan pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujar Menteri Dody. 

Perbaikan jalan ini tidak hanya meningkatkan kemantapan infrastruktur, tetapi juga memperkuat akses bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan yang sebelumnya rusak kini menjadi lebih layak dilalui, sehingga mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan dari sentra produksi menuju pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.