Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Institut Kedokteran Militer Rusisa Menguji Amunisi pada Manusia Hidup

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 18:12 WIB | Oleh:
Institut Kedokteran Militer Rusisa Menguji Amunisi pada Manusia Hidup Doc: Istimewa
Ket. Eksperimen ini melibatkan tentara sukarelawan dan bertujuan untuk menentukan tingkat dampak yang dibutuhkan untuk membunuh atau melumpuhkan personel musuh.

MOSKOW - Di Institut Penelitian Kedokteran Militer Kementerian Pertahanan Russia, amunisi artileri sedang diuji pada manusia.

Media investigasi Rusia, Proekt, melaporkan hal ini.

Dari Militarnyi, menurut laporan tersebut, eksperimen ini melibatkan tentara sukarelawan dan bertujuan untuk menentukan tingkat dampak yang dibutuhkan untuk membunuh atau melumpuhkan personel musuh.

Sejak 2015, institut ini menjadi satu-satunya fasilitas di Kementerian Pertahanan Rusia yang diberi wewenang untuk melakukan penelitian yang melibatkan partisipan manusia. Dilaporkan bahwa telah didirikan lahan uji khusus dengan lokasi eksperimental yang mensimulasikan benteng dan elemen peralatan militer.

Selama pengujian, indikator sistem kardiovaskular dan saraf peserta dipantau, sampel yang diperlukan dikumpulkan, dan para peneliti menganalisis bagaimana fungsi tubuh dipengaruhi oleh jarak dari pusat tembakan artileri dari sistem 122 mm dan 300 mm.

Untuk mendukung penelitian ini, sebuah pusat ilmiah dan klinis dengan 100 tempat tidur didirikan di institut tersebut pada tahun 2018, termasuk departemen perawatan intensif, terapi, dan bedah.

Pada tahun pertama operasinya, lebih dari 300 pengamatan dikumpulkan yang melibatkan prajurit yang ikut serta dalam uji coba senjata, serta obat-obatan dan vaksin.

Selain amunisi, institut ini juga menguji zat peningkat kinerja, perlindungan terhadap kondisi ekstrem, serta jenis peralatan dan perlengkapan baru.

Lembaga tersebut juga digambarkan sebagai salah satu peserta kunci dalam program senjata kimia Russia.

Menurut media tersebut, stafnya memberikan nasihat kepada perwakilan Direktorat Utama Staf Umum Rusia yang terlibat dalam upaya peracunan terhadap mantan perwira intelijen Sergei Skripal dan putrinya di Inggris pada tahun 2018.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Megapolitan
Pembangunan Jakarta Harus P...
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.