Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Hari Ini Menguat! Damai AS-Iran Jadi Bahan Bakar Reli Pasar

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menguat! Damai AS-Iran Jadi Bahan Bakar Reli Pasar Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring meredanya ketidakpastian global, terutama dari dinamika geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Ekspektasi pasar terhadap tercapainya kesepakatan atau setidaknya kelanjutan dialog damai menjadi katalis positif yang mendorong peningkatan selera risiko investor.

Sentimen ini tercermin dari aliran dana yang kembali masuk ke pasar saham, setelah sebelumnya investor cenderung bersikap defensif akibat eskalasi konflik.

Harapan de-eskalasi dinilai mampu menekan volatilitas harga energi dan menjaga stabilitas ekonomi global, sehingga memberikan ruang bagi aset berisiko seperti saham untuk menguat.

Secara analitis, penguatan IHSG dalam konteks ini menunjukkan tingginya sensitivitas pasar domestik terhadap faktor eksternal.

Ketika risiko geopolitik mereda, persepsi terhadap stabilitas makro global ikut membaik, mendorong investor untuk kembali melakukan akumulasi.

Namun, reli ini tetap bersifat rentan, karena sangat bergantung pada realisasi konkret dari proses negosiasi, bukan sekadar ekspektasi.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/4) sore ditutup menguat 175,76 atau 2,34 persen ke posisi 7.675,95 mengikuti bursa kawasan Asia, didorong ekspektasi pelaku pasar akan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 17,96 poin atau 2,41 persen ke posisi 764,32

“IHSG menguat di saat bursa regional Asia menguat, ditopang dari sentimen yang membaik menyusul sinyal diplomatik baru antara AS dan Iran. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran telah berupaya mencapai kesepakatan," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.

Sementara itu, Presiden Iran Pezeshkian mengisyaratkan kesediaan untuk melanjutkan pembicaraan apabila sesuai dengan hukum internasional.

Pernyataan tersebut muncul setelah perundingan pertama gagal menghasilkan kesepakatan, yang mendorong AS untuk mengumumkan blokade Selat Hormuz

Sebelumnya, Trump mengatakan Teheran telah menghubungi Washington tidak lama setelah AS memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pengiriman minyak Iran melalui Selat Hormuz.

"Harapan ada pembicaraan lanjutan tersebut tentunya ini membawa harga minyak turun karena ekspektasi akan potensi kesepakatan, sehingga meredakan tekanan inflasi dan meredam taruhan agresif di bank sentral utama," ujar Nico.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
482 Zona Masuk Kategori Kem...
Luar Negeri
Pyongyang Klaim Kunjungan X...
Luar Negeri
Fujimori dan Sanchez Bersai...

Antam Bagikan Dividen Sebesar Rp5,04 Triliun

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antam Bagikan Dividen Sebes...
Megapolitan
Seribu Badan Publik Disasar...
Megapolitan
Park&Ride Bakal Dikembangka...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

10 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.