Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dedi Mulyadi: Gen Z Lebih Baik Beli Rumah daripada Gelar Pesta Pernikahan Mewah

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 05:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dedi Mulyadi: Gen Z Lebih Baik Beli Rumah daripada Gelar Pesta Pernikahan Mewah Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), saat mendampingi Menteri Maruarar Sirait di Katapang, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (13/4).

Bandung - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mendorong pasangan generasi muda di wilayahnya untuk mengutamakan kepemilikan hunian dibandingkan pengeluaran besar untuk seremoni pernikahan.

Dedi mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak menjadi fondasi penting dalam membangun stabilitas ekonomi rumah tangga jangka panjang.

“Daripada habis untuk pesta yang hanya semalam, lebih baik digunakan untuk memiliki rumah. Menjadi raja semalam di pelaminan tidak sebanding dengan kepastian memiliki tempat tinggal,” katanya di Bandung, Senin (13/4).

Ia menilai fenomena pasangan muda yang mengalokasikan biaya besar untuk pesta pernikahan kerap menimbulkan beban finansial dan mendorong praktik “bank emok” yang berpotensi memicu tekanan ekonomi dan psikologis setelah pernikahan.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Jawa Barat terus mendorong kebijakan yang berpihak pada penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya generasi muda, guna memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di daerah.

Dirinya juga menyebut perlu adanya perubahan orientasi dalam memulai kehidupan rumah tangga, yakni dengan mengalihkan dana pernikahan untuk kebutuhan yang lebih produktif seperti uang muka perumahan.

“Untuk urusan perumahan, saya mengajak Gen Z yang mau menikah agar tidak perlu menggelar pesta besar atau seserahan dengan dana pinjaman, apalagi dari ‘bank emok’," jelasnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu melaksanakan akad nikah secara sederhana, termasuk di Kantor Urusan Agama (KUA), sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga baru.

"Lebih baik akad sederhana di KUA, lalu langsung menempati rumah sendiri meski masih mencicil,” tambahnya.

Menurut Dedi, kepemilikan aset properti sejak dini, meskipun melalui skema cicilan yang terukur, akan membantu menciptakan stabilitas finansial yang lebih baik di masa depan.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang mengedepankan gengsi, seperti penggunaan pengawalan atau dekorasi berlebihan jika dibiayai dari utang.

"Ketahanan keluarga dimulai dari fondasi ekonomi yang sehat dan rumah yang layak,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.