Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sawah Ditambah, Panen Digenjot: Strategi Santai Karawang Tingkatkan Produktivitas

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 21:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sawah Ditambah, Panen Digenjot: Strategi Santai Karawang Tingkatkan Produktivitas Doc: ANTARA/Ali Khumaini/dok
Ket. Ilustrasi - Areal sawah.

KARAWANG – Perluasan lahan untuk tambah tanam sekarang jadi langkah yang makin dilirik buat ningkatin hasil pertanian.

Nggak selalu harus buka lahan baru besar-besaran, tapi juga bisa dengan memaksimalkan lahan yang sudah ada supaya bisa ditanami lebih sering dan lebih produktif.

Dengan pengelolaan yang tepat—mulai dari pengairan, pemilihan bibit, sampai jadwal tanam—lahan yang sama bisa menghasilkan lebih banyak dalam setahun.

Hasilnya, produksi meningkat, petani pun punya peluang panen lebih sering, dan ketahanan pangan jadi makin kuat.

Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyiapkan perluasan lahan tambah tanam untuk mengejar target produksi gabah pada tahun 2026 ini yang mencapai 1,42 juta ton gabah kering panen.

Kepala Bidang Sarana Pertanian, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang, Mahmud di Karawang, Minggu (12/4), menyampaikan pada tahun ini produksi gabah ditargetkan mencapai 1.418.000 ton.

Disebutkan, target tersebut ditetapkan menyesuaikan dengan hasil produksi gabah kering panen pada tahun sebelumnya yang mencapai 1.414.038 ton.

"Target 2026 menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian," katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia mengatakan sebagai salah satu upaya untuk mencapai target produksi padi tahun ini ialah dengan mendorong peningkatan produksi melalui penyediaan infrastruktur pertanian, penyediaan sarana dan prasarana serta penguatan program pendampingan petani.

Hal yang terpenting saat ini, kata dia, untuk mencapai target produksi padi maka dilakukan perluasan lahan tambah tanam.

Sesuai dengan catatan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Karawang, hingga April 2026 sudah ada sekitar 18 ribu hektare lahan tambah tanam. Ke depan pihaknya terus melakukan penambahan luas lahan tanam. Berdasar data, luas lahan baku tanaman padi di daerah itu mencapai sekitar 101 ribu hektare.

"Perluasan luas tambah tanam ini penting buat kami, karena di antara tujuannya ialah untuk mencapai target," kata dia.

Disebutkan, jika 1 hektare lahan luas tambah tanam bisa memproduksi 5 hingga 8 ton gabah kering panen per hektar, itu hasilnya cukup signifikan.

Mahmud mengatakan, upaya mencapai target produksi gabah kering panen yang ditentukan pemerintah, itu merupakan tantangan tersendiri. Namun ia mengaku optimistis dapat mencapai target produksi gabah kering panen pada tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Gunung Semeru Erupsi dengan...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.