Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Isak dan Melani Terpilih sebagai Duta Bahasa Papua 2026, Siap Lestarikan 428 Bahasa Daerah

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Isak dan Melani Terpilih sebagai Duta Bahasa Papua 2026, Siap Lestarikan 428 Bahasa Daerah Doc: Antara
Ket. Ketua (TP PKK) Papua Rafatul Mulkiyah Fakiri didampingi Kepala Balai Bahasa Papua Valentina L Tanate menyerahkan hadiah kepada pasangan juara satu Duta Bahasa Papua Isak Samuel Tunya dan Melani Tebout Bame pada pada malam puncak pemilihan Duta Bahasa Papua, Sabtu malam (11/4).

Wamena - Isak Samuel Tunya dan Melani Tebout Bame terpilih menjadi Duta Bahasa Papua tahun 2026, setelah menyisihkan sembilan pasangan lainnya  pada malam puncak pemilihan, di Jayapura, Papua, Sabtu (11/4) malam.

Kepala Balai Bahasa Papua Valentina L Tanate di Jayapura, Sabtu malam, mengatakan pemilihan Duta Bahasa Papua merupakan program pembinaan bagi generasi muda di Indonesia, khususnya Tanah Papua.

"Kegiatan ini, setiap tahun bukan hanya Kantor Balai Bahasa Papua, tetapi seluruh kantor Balai Bahasa di Indonesia. Dan dari hasil penilaian juri dari awal hingga akhir Isak Samuel Tunya dan Melani Tebout Bame terpilih menjadi Duta Bahasa Papua tahun 2026," katanya.

Menurut dia, peserta yang ikut seleksi Duta Bahasa Papua dari enam provinsi di Tanah Papua meliputi Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat dan Papua Barat Daya.

"Balai Bahasa di Tanah Papua hanya ada satu di Papua dan wilayah kerja kami meliputi enam provinsi sehingga para penjaringan Duta Bahasa Papua 2026 diikuti perwakilan dari wilayah kerja kami. Peserta yang lolos 10 besar Duta Bahasa Papua tahun 2026 hanya lima provinsi yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat dan Papua Barat Daya," ujarnya.

Dia menjelaskan tujuan Duta Bahasa Papua, supaya mereka yang terpilih dapat melestarikan 428 bahasa daerah yang ada di Tanah Papua.

"Bahasa daerah di Indonesia saat ini terdapat 729, 428 di antaranya terdapat di Tanah Papua. Maka melalui kegiatan ini, maka generasi muda, kita dorong menjadi rekan Balai Bahasa Papua untuk dapat melestarikan bahasa-bahasa daerah di Tanah Papua," katanya.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Papua Rafatul Mulkiyah Fakiri mengharapkan kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada generasi muda di daerah ini untuk lebih mencintai bahasa baik daerah, Indonesia maupun asing.

"Kami harap generasi muda Papua melalui kegiatan positif Duta Bahasa mereka lebih mencintai bahasa daerah-daerah Papua, Indonesia dan dapat berbicara dalam asing," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Mabes Polri Geledah Kontraktor Proyek PG Assembagoes di Surabaya

39 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mabes Polri Geledah Kontrak...

Mobil Penimbun BBM Meledak di SPBU

39 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Mobil Penimbun BBM Meledak ...
Daerah
Ribuan Umat Hadiri Tabligh ...
Megapolitan
Sepasang Suami Istri Kompak...

DPR Sebut Saham Bank BUMN Masih Menarik

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
DPR Sebut Saham Bank BUMN M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK: Betul!

Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK: Betul!

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.