Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transformasi Penilaian dari Kehadiran Fisik Menjadi Berbasis Output Kerja

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 00:00 WIB | Oleh:

Apakah kebijakan ini nantinya berlaku seragam untuk semua instansi pemerintah?

Tidak. Kami menyadari bahwa karakteristik tugas dan fungsi ASN sangat beragam. Ada instansi yang sangat bergantung pada kehadiran fisik, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan akan bersifat proporsional dan kontekstual, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi.

Lalu bagaimana dengan pelayanan publik jika WFH diterapkan? Apakah tidak akan terganggu?

Pelayanan publik, khususnya yang bersifat esensial, tetap menjadi prioritas utama dan tidak bisa dikompromikan, tak ada WFH. Prinsip ini menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan WFH. Artinya, instansi yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat tetap harus memastikan layanan berjalan optimal, meskipun ada skema kerja fleksibel.

Apakah kebijakan ini masih berkaitan erat dengan digitalisasi layanan publik?

Ya, sangat erat. Salah satu tujuan utama kebijakan ini adalah mendorong percepatan digitalisasi layanan publik. ASN diharapkan dapat beradaptasi dengan sistem kerja berbasis teknologi, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat, transparan, dan efisien. Namun demikian, layanan yang bersifat langsung tetap harus dijaga kualitasnya.

Bagaimana sistem penilaian kinerja ASN jika WFH diterapkan?

Sistem penilaian akan bergeser dari yang sebelumnya berbasis kehadiran fisik menjadi berbasis output kerja. Artinya, yang dinilai adalah hasil kerja individu, bukan sekadar kehadiran di kantor. Pendekatan ini memungkinkan penilaian yang lebih objektif, karena kinerja dapat diukur secara nyata dan terukur.

Apakah sistem tersebut sudah disiapkan?

Sudah. Badan Kepegawaian Negara telah menyiapkan sistem penilaian kinerja berbasis digital yang dapat digunakan untuk memantau capaian kerja ASN. Selain itu, hampir seluruh instansi pemerintah juga telah terhubung dalam infrastruktur digital yang mendukung sistem ini. Ini menjadi fondasi penting dalam penerapan kebijakan WFH.

Bagaimana pengawasan terhadap ASN agar tetap produktif saat bekerja dari rumah?

Pengawasan dilakukan melalui sistem digital yang memantau output kerja. Dengan sistem ini, capaian kinerja dapat dilihat secara transparan dan akuntabel. Jadi, meskipun tidak berada di kantor, kinerja ASN tetap dapat dipantau secara real time berdasarkan hasil kerja yang dihasilkan. Juga tadi, mereka harus absen pagi dan sore.

Apakah ada kekhawatiran terkait penurunan disiplin kerja?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Nasional
Makna Dibalik Peristiwa di ...
Luar Negeri
Trump Klaim Iran Hampir Men...
Megapolitan
516 Angkot Bogor Masih Dibu...

Pembangunan Karakter Harus Berisi Nilai-nilai Toleransi

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pembangunan Karakter Harus ...
Luar Negeri
Hingga 500 Sekolah di Pranc...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.