Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

China Teguh Jalin Hubungan dengan Venezuela di Tengah Dinamika Politik

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 10:45 WIB | Oleh:
China Teguh Jalin Hubungan dengan Venezuela di Tengah Dinamika Politik Doc: Antara Foto
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (9/1).

Kementerian Luar Negeri China mengatakan tetap menjaga komunikasi dan hubungan dengan pemerintahan sementara Venezuela pasca Amerika Serikat (AS) menangkap Presiden Nicolas Maduro.

"China mementingkan hubungannya dengan Venezuela dan menjaga komunikasi serta kerja sama yang baik dengan pemerintah Venezuela," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (9/1).

Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez lewat media sosial menyatakan sudah bertemu Duta Besar China untuk Venezuela Lan Hu pada Kamis (8/1).

Rodriguez menyebut ia menghargai sikap tegas dan konsisten China dalam mengutuk keras pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan Venezuela yang merujuk pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Cilia Flores oleh AS pada 3 Januari 2025.

"Apa pun perubahan politik yang mungkin terjadi di Venezuela, hal itu tidak akan mengubah keinginan China untuk memperdalam kerja sama praktis di berbagai bidang dengan Venezuela dan mempromosikan pembangunan bersama," tambah Mao Ning.

Mao Ning menyebut China akan terus dengan teguh mendukung Venezuela dalam menegakkan kedaulatan, martabat, keamanan nasional, serta haknya.

Sementara Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil mengatakan dalam unggahan Telegram pada Kamis (8/1) bahwa Caracas menegaskan kembali komitmennya untuk memperdalam perjanjian ekonomi dan perdagangan dengan China.

"Venezuela menegaskan kembali komitmennya untuk memperdalam perjanjian perdagangan dan ekonomi dengan Republik Rakyat China," kata Gil.

Ia menekankan bahwa hubungan bilateral tersebut "didukung oleh kerangka hukum internasional dan peraturan kedua negara berdaulat".

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump diberitakan meminta Delcy Rodriguez agar pemerintah Venezuela menghentikan kerja sama dengan Rusia, China, Iran, dan Kuba.

Selain itu Venezuela harus bekerja sama secara eksklusif dengan AS dalam produksi minyak dan memberikan preferensi kepada Washington ketika menjual minyak mentah.​​​​​​​

Donald Trump juga mengumumkan bahwa otoritas sementara Venezuela telah menyepakati penyerahan antara 30 hingga 50 juta barel minyak kepada AS.

Padahal berdasarkan data dari perusahaan minyak nasional Venezuela, Petroleos de Venezuela s.a. (PDVSA), negara tersebut mengekspor 952.000 barel per hari pada November 2025, sebelum blokade militer AS yang dimulai pada Desember 2025. Dari jumlah tersebut, 778.000 barel dikirim ke Tiongkok, memberikan Beijing pangsa 81,7 persen dari ekspor minyak Venezuela.

Minyak Venezuela menyumbang sekitar 4 persen dari total impor minyak China yang sebagian besar sumber minyaknya berasal dari Timur Tengah dan Rusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

59 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.