Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Sirkulasi Siklonik di Samudra Hindia Laut Banda Memicu Hujan Lebat

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Sirkulasi Siklonik di Samudra Hindia Laut Banda Memicu Hujan Lebat Doc: ANTARA
Ket. Warga berlari menerobos hujan lebat di pedestrian Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (25/3/2026). 

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan dua titik sirkulasi siklonik di perairan Indonesia yang memicu peningkatan signifikan pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, Jumat(10/4).

Prakirawan BMKG, Masayu, dalam siaran daring yang diikuti di Jakarta, Jumat(10/4), menjelaskan bahwa titik sirkulasi tersebut diperkirakan terbentuk di Samudra Hindia bagian barat daya Banten serta di wilayah Laut Banda.

Sistem sirkulasi siklonik ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitarnya, serta memperkuat daerah konvergensi yang memanjang dari Sumatera Selatan hingga Papua Barat.

Daerah konvergensi atau pertemuan massa udara tersebut terpantau memanjang dari Samudra Hindia di barat Lampung hingga selatan Jawa Barat, serta dari Laut Maluku hingga Laut Banda, yang secara langsung memperluas cakupan area terdampak hujan.

BMKG memprakirakan dampak dari fenomena atmosfer ini akan memicu hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di sejumlah provinsi, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Sulawesi Tengah, hingga Maluku.

Selain hujan lebat, BMKG juga memberikan peringatan dini terhadap potensi hujan disertai petir yang diprakirakan melanda kota-kota besar seperti Bandung, Pangkal Pinang, Banjarmasin, dan Ambon.

Kondisi cuaca di wilayah timur Indonesia secara umum diprakirakan diguyur hujan ringan hingga sedang, sementara untuk wilayah Makassar diprediksi mengalami fenomena asap atau kabut yang berpotensi mengurangi jarak pandang.

Seiring dengan adanya dinamika atmosfer tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi serta tetap memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal informasi resmi BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dorong Ketahanan Pangan, Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk Lewat Standardisasi & Sertifikasi
    Preview komentar:
    Membaca inisiatif Kemenperin terkait penguatan mutu pupuk melalui ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan mengenai esensi pembangunan; hal ...
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Kirab Merah Putih HUT Kemerdekaan ke-81 RI

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Kirab Merah Putih HUT Kemer...
Luar Negeri
Penembakan di Sekolah Terja...
Ekonomi
Penyerapan tenaga kerja Ind...
Nasional
RSUD Maumere rawat pasien d...
Nasional
Upacara Peringatan HUT Keme...
Rona
Kelahiran bayi saat HUT Kem...
Olahraga
Kejuaraan Dunia BWF 2026, J...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.