Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Tantangan Infrastruktur, Kementerian PU Perkuat Tata Kelola dan SDM Jasa Konstruksi

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hadapi Tantangan Infrastruktur, Kementerian PU Perkuat Tata Kelola dan SDM Jasa Konstruksi Doc: istimewa
Ket. Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Riky Aditya Nazir dalam kegiatan coffee morning Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) bersama asosiasi jasa konstruksi terakreditasi pada Kamis (9/4)

JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong penguatan tata kelola dan sumber daya manusia sektor jasa konstruksi untuk menjawab tantangan pembangunan infrastruktur nasional yang semakin kompleks dan berkelanjutan.

Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa kolaborasi, integritas, dan soliditas seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama kemajuan sektor jasa konstruksi nasional. 

Tanpa kolaborasi yang kuat, tantangan pembangunan yang semakin kompleks akan sulit diatasi, sehingga diperlukan sinergi yang konsisten antara pemerintah, asosiasi, dan seluruh pelaku industri konstruksi.

Sejalan dengan arahan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Riky Aditya Nazir yang hadir mewakili Direktur Jenderal Bina Konstruksi Boby Ali Azhari menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola jasa konstruksi yang adaptif terhadap regulasi dan teknologi. 

“Tanpa kolaborasi yang kuat dan profesionalisme yang konsisten, kita akan sulit menghadapi tuntutan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan. Semua pihak harus berkomitmen pada standar mutu, keselamatan, dan inovasi,” ujar Riky dalam kegiatan coffee morning Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) bersama asosiasi jasa konstruksi terakreditasi pada Kamis (9/4)

Fokus penguatan sector jasa konstruksi ke depan mencakup transformasi digital layanan, peningkatan kualitas sertifikasi badan usaha, serta pengembangan kompetensi tenaga kerja konstruksi sebagai fondasi industri yang lebih profesional dan berdaya saing.

Ketua LPJK Insannul Kamil menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus menajamkan isu-isu strategis sektor jasa konstruksi, termasuk kepastian regulasi dan peningkatan kualitas layanan. 

“LPJK hadir sebagai mitra strategis masyarakat jasa konstruksi dengan membangun ruang dialog terbuka, partisipatif, dan solutif. Asosiasi badan usaha, asosiasi profesi, rantai pasok, LSBU, LSP, dan seluruh unsur ekosistem jasa konstruksi adalah aset yang harus dipelihara dan dikembangkan bersama,” kata Insanul.

Melalui penguatan kolaborasi dan peningkatan kapasitas sektor jasa konstruksi, Kementerian PU optimistis industri konstruksi nasional akan semakin siap mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Akun Fake
Akun Fake
13 Apr 2026, 07:32 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.