Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Umumkan Gencatan Senjata dengan Iran, Selat Hormuz Segera Dibuka

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 11:38 WIB | Oleh:
Trump Umumkan Gencatan Senjata dengan Iran, Selat Hormuz Segera Dibuka Doc: AP
Ket. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (7/4) Malam Tuesday, ia akan menarik kembali ancamannya melakukan serangan menghancurkan terhadap Iran.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dengan Iran, yang akan berlangsung dari kedua pihak, selama dua pekan dan mengatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka.

"Berdasarkan pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Asim Munir, di mana mereka meminta saya untuk menahan mengirim angkatan penghancur ke Iran dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara menyeluruh, segera, dan aman, maka saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan ke Iran selama dua pekan. Ini akan menjadi gencatan senjata dua arah," kata Trump di platform Truth Social.

Lebih lanjut, Trump mengatakan bahwa alasan pihaknya menyetujui gencatan senjata dengan Iran adalah karena Amerika telah mencapai dan melampaui semua tujuan militer dalam perang terhadap Iran.

"Kami juga telah mencapai tahap yang sangat jauh terkait kesepakatan yang definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah," ujar presiden AS itu.

Dalam unggahan di media sosial, Trump menyatakan perjanjian gencatan senjata sebagai "hari besar bagi perdamaian dunia" dan bahwa AS "akan membantu peningkatan lalu lintas di Selat Hormuz."

"Akan ada banyak tindakan positif!" prediksi Trump dalam unggahannya.

"Uang besar akan dihasilkan. Iran dapat memulai proses rekonstruksi. Kita akan mengirimkan berbagai macam pasokan, dan hanya 'berada di sekitar' untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik. Saya yakin itu akan terjadi."

Pesan Trump di situs web Truth Social miliknya menandakan kekhawatiran Washington tentang Iran yang mempertahankan cengkeramannya atas perairan sempit Teluk Persia, tempat 20% dari seluruh minyak dan gas alam melewatinya di masa damai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.