Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengamat Unej: Reformasi Energi Mendesak di Tengah Krisis Global

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 12:40 WIB | Oleh:

Dalam kondisi ekspektasi yang sangat sensitif, kedua pendekatan tersebut sama-sama mengandung risiko yang tidak dapat dihindari.

"Rangkaian dilema itu menegaskan bahwa ketahanan energi Indonesia bukan sekadar persoalan teknis kebijakan, melainkan ujian terhadap kapasitas institusional negara dalam mengelola ketegangan antara stabilitas jangka pendek dan kebutuhan transformasi jangka panjang," ujarnya.

Pada posisi itu, lanjut dia, ketergantungan impor, inefisiensi konsumsi, dan beban subsidi yang persisten berisiko mengunci Indonesia dalam fiscal-energy trap, di mana setiap shock global terus diterjemahkan menjadi tekanan fiskal dan kerentanan ekonomi domestik.

"Tanpa koreksi yang sistematis, pola respons reaktif hanya akan memperbesar biaya krisis di masa depan dan menggerus kapasitas transformasi, sehingga reformasi energi harus dilakukan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Menbud: FBI Pulangkan Artef...
Nasional
Polri Minta Warga Waspadai ...
Luar Negeri
Mali Masuk Negara Target Se...
Polisi Selidiki Kebakaran Kapal SAR di Muara Baru, Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi

Polisi Selidiki Kebakaran Kapal SAR di Muara Baru, Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi

23 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.