Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Isu Panas Motor SPPG! Menkeu Pastikan Bukan Beban Anggaran Tahun Berjalan

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Isu Panas Motor SPPG! Menkeu Pastikan Bukan Beban Anggaran Tahun Berjalan Doc: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko.
Ket. Ilustrasi - Petugas mengendarai sepeda motor saat mendistribusikan makanan program MBG hasil olahan SPPG Samigaluh di Pegunungan Menoreh, Samigaluh, Kulon Progo, DIY.

JAKARTA – Polemik anggaran pengadaan sepeda motor untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencerminkan sensitivitas publik terhadap prioritas belanja negara, terutama ketika program tersebut berkaitan langsung dengan isu gizi masyarakat.

Di satu sisi, kendaraan operasional dapat dipandang sebagai kebutuhan untuk menunjang mobilitas dan efektivitas distribusi layanan.

Namun di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai urgensi, efisiensi anggaran, serta apakah alokasi tersebut benar-benar memberikan dampak langsung terhadap perbaikan kualitas layanan gizi.

Secara analitis, kontroversi ini menegaskan pentingnya perencanaan berbasis kebutuhan (need-based budgeting) dan transparansi dalam penggunaan anggaran.

Pemerintah perlu memastikan bahwa setiap belanja memiliki justifikasi yang kuat, terukur, dan selaras dengan tujuan utama program.

Tanpa komunikasi kebijakan yang jelas, pengeluaran yang sebenarnya bersifat operasional pun berisiko dipersepsikan sebagai pemborosan, yang pada akhirnya dapat menggerus kepercayaan publik.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan anggaran sepeda motor untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak ada dalam pengadaan tahun ini, namun di 2025.

"Yang jelas tahun ini tidak ada, barusan saya cek lagi," kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ketika ditemui jelang taklimat menteri, wakil menteri hingga pejabat setingkat eselon I kementerian/lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).

"Itu anggaran tahun lalu, tahun ini tidak ada," tegas Purbaya.

Terkait bagaimana status sepeda motor yang sudah tersedia dan apakah akan dilakukan pembagian sesuai rencana, dia mengatakan perlu bertanya kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

"Tanya ke Pak Ketua BGN bagaimana statusnya," tambahnya.

Sebelumnya, beredar video di sejumlah media sosial yang menampilkan beberapa sepeda motor berlogo BGN, sehingga memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Dalam tanggapan resmi pada Selasa (7/4), Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan sepeda motor yang dianggarkan dari tahun 2025 untuk Kepala SPPG belum dibagikan secara resmi.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG, tetapi motor tersebut belum dibagikan," ujar Dadan.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Akun Fake
Akun Fake
13 Apr 2026, 07:23 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.