Belum Ingin Merdeka, Greenland Pilih Tetap Bersama Kerajaan Denmark
📅 Selasa, 27 Jan 2026, 19:52 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Jonathan Nackstrand
BRUSSELS - Wakil Ketua Parlemen Greenland Bentiaraq Ottosen mengatakan kepada RIA Novosti bahwa kemerdekaan Greenland masih tidak realistis dalam waktu dekat karena faktor ekonomi dan demografi, serta hubungan dekatnya dengan Denmark.
"Kemerdekaan Greenland mungkin tidak nyata dalam lima atau sepuluh tahun lagi," katanya.
Ottosen menambahkan bahwa Greenland perlu tetap berada dalam perbatasan Denmark, karena kedua pihak hampir bersatu, sementara populasi pulau itu sekitar 56.000 jiwa dibandingkan dengan 5 juta jiwa di Denmark, membuat Greenland menjadi "terlalu kecil di negara yang luas."
Wakil ketua parlemen itu mencatat bahwa isu kemerdekaan masih rumit dan memerlukan pertimbangan masa depan rakyat Greenland sendiri, bukan kepentingan eksternal.
Greenland merupakan bagian dari Kerajaan Denmark. Namun, Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyatakan bahwa pulau itu seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat.
Pihak berwenang Denmark dan Greenland telah memperingatkan Washington untuk tidak merebut pulau itu, dengan menyatakan bahwa mereka berharap agar integritas teritorial mereka dihormati. Ant/Sputnik-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!