Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Damai Sementara, Cuan Maksimal: IHSG Hari Ini Terbang 4 Persen Disulut Sentimen Global

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 17:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Damai Sementara, Cuan Maksimal: IHSG Hari Ini Terbang 4 Persen Disulut Sentimen Global Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencerminkan respons cepat pasar terhadap meredanya tensi geopolitik setelah kabar gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Sentimen positif ini mendorong pergeseran sementara ke aset berisiko (risk-on), ditopang oleh ekspektasi penurunan harga energi dan meredanya tekanan inflasi global.

Namun secara analitis, reli tersebut cenderung bersifat jangka pendek dan berbasis sentimen, bukan fundamental.

Gencatan yang masih bersifat temporer membuat pasar tetap rentan terhadap volatilitas, sehingga penguatan IHSG berpotensi diikuti aksi profit taking jika ketidakpastian geopolitik kembali meningkat.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/4) sore, ditutup menguat 308,18 atau 4,42 persen ke posisi 7.279,21 didorong oleh euforia investor seiring telah dilakukannya gencatan senjata oleh Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 31,96 poin atau 4,55 persen ke posisi 733,62.

"Penguatan IHSG yang melonjak signifikan, tidak lepas dari munculnya sentimen positif global yang bersifat jangka pendek, terutama kabar meredanya tensi geopolitik antara AS dan Iran," ujar Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana saat dihubungi oleh Antara di Jakarta.

Dari mancanegara, Hendra mengatakan, pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menunda rencana serangan selama dua pekan, dan diikuti langkah Iran yang membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz, langsung disambut positif oleh pelaku pasar.

Ia menyebut, kondisi tersebut menurunkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global, sehingga harga komoditas menjadi lebih stabil dan mendorong minat beli investor kembali masuk ke pasar saham, termasuk Indonesia.

Secara fundamental, Ia menjelaskan bahwa pasar memang sangat sensitif terhadap isu geopolitik, khususnya yang berkaitan dengan jalur distribusi minyak dunia seperti Selat Hormuz.

Ia mengatakan, ketika risiko konflik menurun, investor global cenderung melakukan risk-on, yaitu kembali masuk ke aset berisiko seperti saham di emerging market.

"Inilah yang kemudian mendorong seluruh sektor di IHSG bergerak hijau, dengan saham-saham berbasis komoditas dan energi menjadi motor penguatan,” ujar Hendra.

Namun demikian, Hendra mengingatkan pelaku pasar untuk tetap perlu mewaspadai karakter kebijakan dan komunikasi dari Trump yang cenderung dinamis dan sering berubah dalam waktu singkat.

Ia mengingatkan, pernyataan yang bersifat tiba-tiba dapat kembali memicu volatilitas di pasar global, sehingga reli yang terjadi saat ini masih berpotensi bersifat sementara atau technical rebound, bukan tren naik jangka panjang yang sepenuhnya solid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.