Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Pekerja Proyek Tewas, Polisi Periksa Mandor dan Pemilik Gedung

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 08:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Empat Pekerja Proyek Tewas, Polisi Periksa Mandor dan Pemilik Gedung Doc: Antara
Ket. Lokasi proyek bangunan di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang menewaskan empat orang pekerja bangunan, Jakarta, Sabtu (4/4/2026).

JAKARTA - Kepolisian berencana memeriksa mandor dan pemilik gedung menyusul empat pekerja tewas dan tiga sesak napas pada proyek bangunan di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Pemeriksaan segera dijadwalkan," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (7/4).

Nurma menyebutkan, mandor dan pemilik gedung akan diperiksa sebagai saksi pada pekan depan. Pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan kelalaian dalam penerapan keselamatan kerja serta keamanan bangunan.

"Iya diperiksa terkait kelalaian," ucap dia.

Sebelumnya, Polsek Jagakarsa mengonfirmasi empat korban tewas dan tiga orang sesak napas usai menghirup gas tangki air pada proyek bangunan bertingkat berlokasi di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Untuk korban meninggal dunia dengan inisial YN (32) asal Subang, MW (62) asal Cianjur, TS (63) asal Bandung Barat dan MF (19) asal Bandung Barat.

Sedangkan untuk tiga korban sesak napas atas nama UJ (41), SN (63), dan AJ (47). Ketiganya merupakan warga Purwakarta.

Kronologi kejadian berawal saat dua pekerja bangunan di proyek tersebut berada di lokasi pada Jumat (3/4) pukul 10.00 WIB.

Saat itu, kedua korban diminta sang mandor untuk menguras penampungan air bersih yang berada di lantai dasar (basement).

Kemudian saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang penampungan dengan kedalaman tiga meter.

Korban sempat ditolong oleh rekan kerjanya, namun tidak menggunakan perlengkapan penyelamatan (safety). Akhirnya, rekan kerja korban ikut terjatuh ke dalam penampungan.

Insiden itu mengakibatkan empat orang terjatuh dan tiga orang sesak napas disebabkan hawa panas dan bau dari tangki air.

Hingga akhirnya, ketiga saksi membawa para korban ke Rumah Sakit Pasar Rebo. Sayangnya, setiba di RS korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter UGD.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.