Perang Iran Heri ke-37: Apa Saja yang Terjadi?
📅 Senin, 06 Apr 2026, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKemudian pada hari Minggu, Kuwait Petroleum Corporation melaporkan "kerugian material yang signifikan" setelah serangan pesawat tak berawak Iran terhadap beberapa fasilitasnya, menurut kantor berita KUNA.
Gulf Petrochemical Industries Bahrain mengatakan pada hari Minggu bahwa beberapa unit operasionalnya menjadi sasaran serangan drone Iran.
Bapco Energies Bahrain mengatakan sebuah tangki minyak di salah satu fasilitas penyimpanannya terbakar setelah serangan Iran, dan api tersebut kini telah dipadamkan.
Sebelumnya pada hari itu, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan bahwa tim pertahanan sipil memadamkan api di sebuah "fasilitas" yang tidak disebutkan namanya setelah serangan Iran, dan mencatat bahwa tidak ada laporan kematian atau cedera.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak berwenang di Abu Dhabi mengatakan pada hari Minggu bahwa operasi di pabrik perusahaan petrokimia Borouge dihentikan setelah kebakaran terjadi di fasilitas tersebut menyusul jatuhnya puing-puing. Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab mengatakan pertahanan udaranya menanggapi serangan rudal dan drone setelah Iran mengatakan pihaknya menargetkan "industri aluminium" negara itu.
Mohamed ElBaradei, mantan direktur jenderal Badan Energi Atom Internasional, mendesak negara-negara Teluk untuk bertindak setelah Trump mengeluarkan ultimatum 48 jam kepada Iran. Dalam sebuah unggahan berbahasa Arab di X, ia menulis, “Sekali lagi, mohon lakukan segala yang Anda mampu sebelum orang gila ini mengubah kawasan ini menjadi bola api.”
Di AS
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Trump telah mengkonfirmasi penyelamatan perwira yang hilang dari jet F-15E. “KAMI MENEMUKANNYA!” tulisnya di platform Truth Social miliknya, menyebut operasi pencarian itu sebagai “salah satu yang paling berani… dalam sejarah AS”.
Planet Labs, perusahaan pencitraan satelit, mengatakan akan menahan penayangan visual Iran dan wilayah konflik di Timur Tengah tanpa batas waktu untuk mematuhi permintaan dari pemerintahan Trump.
Dua anggota keluarga jenderal Iran Qassem Soleimani yang tewas telah ditangkap di AS setelah izin tinggal mereka dicabut, kata Departemen Luar Negeri. Namun, media Iran berbicara dengan dua putri Soleimani, yang mengatakan bahwa orang-orang yang ditahan tersebut tidak memiliki hubungan keluarga dengannya.
Di Israel
Otoritas Penyiaran Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa tanda bahaya telah diaktifkan di seluruh wilayah utara negara itu, termasuk kota pelabuhan Haifa, setelah rudal Iran ditembakkan ke arah negara tersebut.
Sebelumnya pada hari itu, militer Israel mengatakan telah mendeteksi sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman menuju wilayah Israel, serangan kelima sejak dimulainya perang melawan Iran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!