Milan Perlu Waspadai Kiprah De Bruyne
📅 Senin, 06 Apr 2026, 01:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMILAN - Pertarungan sengit perebutan posisi kedua Serie A akan tersaji Selasa (7/4) dini hari WIB saat Napoli menjamu AC Milan di Stadio Diego Armando Maradona. Kedua klub raksasa Italia itu hanya dipisahkan satu poin di klasemen, menjaga asa tipis dalam perburuan Scudetto, meski kekalahan berpotensi mengubur harapan mengejar Inter Milan di puncak. Milan perlu mewaspadai gerak-gerik Kevin de Bruyne.
Napoli sempat menjalani awal 2026 yang suram, namun perlahan bangkit menjelang jeda internasional. Tim asuhan Antonio Conte mencatat empat kemenangan beruntun di liga, untuk pertama kalinya sejak September, sebuah sinyal kebangkitan setelah tersingkir dari kompetisi Eropa dan performa domestik yang sempat goyah.
Kemenangan tipis 1-0 atas Cagliari pada laga terakhir bahkan menghadirkan catatan tanpa kebobolan pertama dalam 11 pertandingan, sesuatu yang jarang terjadi dalam tim asuhan Conte. Hasil itu sekaligus memangkas jarak menjadi tujuh poin dari Inter. Meski peluang juara belum sepenuhnya tertutup, Napoli juga harus waspada terhadap kejaran pesaing zona Liga Champions seperti Como, Roma, dan Juventus.
Dengan keunggulan delapan poin atas Juventus di posisi kelima dan delapan laga tersisa, Napoli memang berada di jalur aman. Namun, karakter Conte yang perfeksionis membuatnya enggan lengah sedikit pun. Terlebih, performa kandang Napoli musim ini terbilang impresif, belum terkalahkan di Serie A sejak Desember 2024.
Dari 14 laga kandang di Maradona, Napoli mengoleksi 10 kemenangan, hanya kalah produktif dari Inter. Bahkan, mereka sempat menundukkan Milan dalam perjalanan meraih Supercoppa Italiana. Namun, Rossoneri punya kenangan manis tersendiri saat bertandang ke Naples.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pertemuan pertama musim ini, Milan keluar sebagai pemenang. Mereka juga hanya sekali kalah dalam enam kunjungan terakhir ke markas Napoli. Kenangan paling membekas tentu kemenangan telak 4-0 pada April 2023, yang menjadi kekalahan kandang terburuk Napoli dalam 25 tahun terakhir. Pada musim yang sama, Milan juga menyingkirkan Napoli dari Liga Champions.
Kini, Milan datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tanpa gangguan kompetisi Eropa musim ini, pasukan Massimiliano Allegri mampu menjaga konsistensi di liga. Kemenangan 3-2 atas Torino sebelum jeda membuat mereka bertahan di posisi kedua, terpaut enam poin dari Inter. “Kami tahu ini momen krusial. Setiap laga sekarang seperti final. Napoli adalah lawan kuat, terutama di kandang, tapi kami datang untuk menang,” ujar Allegri.
Kemenangan derby bulan lalu turut membuka kembali peluang Scudetto. Namun, Milan dituntut tampil nyaris sempurna hingga akhir musim. Meski baru tiga kali kalah musim ini, dua di antaranya terjadi dalam lima laga terakhir, indikasi inkonsistensi yang bisa berakibat fatal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Conte menegaskan timnya tidak akan menyerah dalam perburuan gelar. “Kami masih percaya. Selama matematika memungkinkan, kami akan terus berjuang. Laga melawan Milan adalah ujian karakter bagi tim ini,” tegasnya.
Secara statistik, Milan juga tangguh di laga tandang. Dengan sembilan kemenangan, hanya Inter yang lebih produktif dan mengumpulkan poin lebih banyak di luar kandang. Selain itu, lini belakang mereka menjadi yang paling kokoh dalam laga tandang musim ini.
Namun, tantangan di Campania jelas tidak mudah. Dalam 11 pertemuan sebelumnya melawan Conte, Allegri hanya mampu meraih tiga kemenangan, catatan yang menunjukkan betapa sulitnya menaklukkan pelatih berkarisma tersebut.
Kondisi Tim
Napoli masih dibayangi krisis cedera. Nama-nama seperti Romelu Lukaku, David Neres, Amir Rrahmani, Antonio Vergara, serta kapten Giovanni Di Lorenzo dipastikan absen. Meski demikian, beberapa pemain kunci mulai kembali memperkuat tim.
Kehadiran Kevin De Bruyne terbukti krusial. Sejak kembali, Napoli selalu menang. Sang gelandang kreatif kini telah mencetak 99 gol di lima liga top Eropa, hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menembus angka 100. Sementara itu, Scott McTominay tinggal selangkah lagi mencapai 50 kontribusi gol di Premier League dan Serie A setelah menjadi penentu kemenangan atas Cagliari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!