Perajin Besek Bambu Magetan Bertahan Ikuti Selera Pasar
📅 Minggu, 05 Apr 2026, 16:43 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Ketersediaan bahan ini menjadi salah satu alasan kerajinan bambu tetap bertahan di wilayah Magetan," katanya.
Untuk pemasaran, Indah tak hanya berhenti di pasar lokal, besek buatannya juga telah menembus pasar luar daerah. Penjualan dilakukan secara langsung maupun secara daring.
Kini seiring dengan pembatasan penggunaan kantong plastik dari pemerintah, penggunaan besek dan tas anyaman bambu semakin diminati.
Seperti diketahui, Kabupaten Magetan merupakan daerah sentra industri anyaman bambu terpenting di Jawa Timur, dengan sekitar 5.700 unit pelaku usaha kerajinan anyaman bambu yang menyumbang hingga 85,69 persen perekonomian daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Banyak terdapat desa dan kelurahan di Magetan yang dikenal sebagai sentra perajin anyaman bambu. Di antaranya di Desa Ringinagung dan Desa Nitikan yang terkenal dengan keranjang bambu serta Desa Durenan yang terkenal dengan besek bambu, dan masih banyak lagi lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!