Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perajin Besek Bambu Magetan Bertahan Ikuti Selera Pasar

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 16:43 WIB | Oleh:
Perajin Besek Bambu Magetan Bertahan Ikuti Selera Pasar Doc: Istimewa
Ket. Indah telah membuat lebih dari tujuh desain dengan tingkat kesulitan yang berbeda untuk menarik minat pembeli. Salah satu yang paling sulit adalah besek kecil dengan variasi tambahan pegangan.

MAGETAN - Perajin besek dari bahan baku bambu di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur tetap bertahan dan diminati dengan terus berkreasi mengikuti permintaan pasar.

Dikutip dari Antara, perajin besek dari anyaman bambu desa setempat, Indah di Magetan, Minggu mengatakan, untuk tetap eksis pihaknya gencar berinovasi dan memasarkan produknya itu dengan cara daring melalui media sosial maupun luring.

"Mayoritas di sini memang membuat besek. Dulu, bentuknya sederhana, kotak polos dan tanpa variasi. Namun seiring waktu, para perajin berinovasi dengan menciptakan berbagai bentuk dan warna," ujar Mbak Indah, sapaan akrabnya.

Menurutnya, usaha kerajinan besek tersebut sudah ditekuni sejak puluhan tahun. Hal itu mengikuti jejak para perempuan di kampungnya yang juga menggantungkan hidup dari anyaman bambu.

Saat masa pandemi COVID-19, usahanya malah semakin ramai pesanan. Besek justru menjadi pilihan utama sebagai wadah makanan yang dibawa pulang.

"Waktu pandemi COVID-19 melanda, pesanan malah ramai. Dari situlah, inovasi mulai tumbuh," kata Mbak Indah.

Permintaan konsumen yang semakin beragam, juga mendorong perubahan desain oleh para perajin. Tak lagi hanya berbentuk kotak, kini besek hadir dengan variasi ada pegangan, warna-warni cerah, hingga model jinjing yang lebih menarik.

"Ada juga atas permintaan konsumen dari lihat di gambar. Dari situ, Kita ya belajar juga," katanya.

Saat ini, ia mengaku telah membuat lebih dari tujuh desain dengan tingkat kesulitan yang berbeda untuk menarik minat pembeli. Salah satu yang paling sulit adalah besek kecil dengan variasi tambahan pegangan.

Sebab, dalam pembuatannya membutuhkan ketelitian dan detail anyaman yang lebih rumit.

"Warna dan model bisa disesuaikan dengan permintaan pembeli, dari merah, hijau, hingga kombinasi warna-warni yang menarik," katanya.

Terkait harga, sangat bervariasi. Untuk yang kecil dihargai mulai 4.000 rupiah per buah. Sedangkan besek ukuran besar atau desain khusus bisa dihargai hingga 20.000 rupiah, tergantung bentuk dan tingkat kesulitan.

Dalam sehari, ia bisa memproduksi puluhan besek, tergantung jenisnya. Untuk pesanan khusus, produksi dilakukan berdasarkan permintaan. Ia juga tak bekerja sendiri, hasil anyaman besek dari tetangga sekitar ikut ia tampung kemudian dipasarkan.

Selain itu, bambu sebagai bahan utama juga mudah didapat. Kadang ia membeli, kadang mengambil sendiri dari rumpun bambu di sekitar desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan

38 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Tangerang Masuk Zona Merah ...
Megapolitan
Wakil DPRD Bekasi dan Anggo...
Megapolitan
JFW Bagian Penting Jakarta ...
Olahraga
Marselino Gabung Persija, M...
Nasional
Pelaku Usaha Dorong Optimal...
Nasional
Pemerintah Kejar Efisiensi ...
Luar Negeri
Amerika Serikat Perkuat Kap...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.