Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jatim Ajak SPPG Perkuat Tata Kelola Program MBG

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 16:48 WIB | Oleh:
Gubernur Jatim Ajak SPPG Perkuat Tata Kelola Program MBG Doc: ANTARA/Biro Adpim Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama pemerintah kabupaten/kota memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna menjaga kualitas layanan serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

“Pendampingan langsung dari kepala daerah akan memperkuat kualitas pelaksanaan MBG, baik dari sisi distribusi, mutu layanan, maupun ketepatan sasaran,” ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu (4/4).

Ia menegaskan keterlibatan aktif kepala daerah melalui pemantauan langsung ke titik pelaksanaan, menjadi kunci keberhasilan program.

Menurut diaa, pelaksanaan MBG yang telah berjalan lebih dari satu tahun perlu terus diperkuat dan disempurnakan.

Praktik baik dapat direplikasi di daerah lain, sementara kendala yang masih muncul harus segera dibenahi bersama.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara SPPG, pemerintah daerah, dan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program MBG yang merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Secara khusus, Khofifah mengapresiasi SPPG Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar Bangkalan yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam pemenuhan gizi santri dan siswa.

Sementara itu, Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan Badan Gizi Nasional (BGN) Brigjen (Purn) Suardi Samiran menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Khofifah dalam mendorong percepatan implementasi MBG di Jawa Timur, khususnya di wilayah Madura.

Menurut dia, SPPG Ponpes Al Anwar Bangkalan merupakan pelopor pelaksanaan MBG di Pulau Madura dan dapat menjadi referensi bagi daerah lain.

Ia menambahkan, program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi, tetapi juga memberikan efek ekonomi signifikan di daerah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Al Anwar Bangkalan KH Muchlis menyebut keberadaan MBG di Bangkalan tidak lepas dari peran Gubernur Khofifah yang mendorong program tersebut dapat dinikmati siswa dan guru. ils/Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.