Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran SPBE Elpiji Cimuning Bekasi Dipicu Kebocoran Gas

📅 Kamis, 02 Apr 2026, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran SPBE Elpiji Cimuning Bekasi Dipicu Kebocoran Gas Doc: ANTARA
Ket. Api membakar area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4) malam hingga Kamis (2/4/2026), dini hari.

BEKASI - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menyatakan kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4) malam, diduga dipicu kebocoran gas.

Pelaksana Tugas Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi Heryanto di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4), mengungkapkan peristiwa kebakaran area SPBE Cimuning diduga berawal dari kebocoran gas di lokasi kejadian.

"Kita tunggu hasil penyelidikan pihak berwajib, termasuk terkait penyebab kebakaran. Namun infonya kebocoran gas. Informasi ini saya dapat dari pernyataan salah satu warga yang berada di sekitar lokasi," katanya.

Dia menduga api yang menjadi pemicu kebakaran berasal dari korsleting listrik di sekitar SPBE hingga mengakibatkan ledakan serta menghanguskan area tersebut.

"Karena warga bilang ada bau gas. Jadi pemicunya adalah salah satunya arus pendek yang menyebabkan ledakan gas. Itu berdasarkan informasi ya," katanya.

Akibat ledakan dan kebakaran tersebut, kata dia, kondisi SPBE Cimuning mengalami kerusakan berat bahkan dinyatakan nyaris rusak total. Api segera dapat dipadamkan guna mencegah dampak meluas.

Disdamkarmat Kota Bekasi menerjunkan belasan mobil pemadam kebakaran berasal dari sejumlah pos untuk memadamkan api.

"Alhamdulillah dibantu tiga unit armada dari Kabupaten Bekasi, artinya sekitar 15 unit yang kita turunkan. Sudah padam semalam, proses pendinginan api juga sudah dilakukan sejak pukul 01.00 WIB semalam," ucapnya.

Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran di area SPBE Cimuning.

"Masih dalam penyelidikan," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Penyebab kejadian tersebut belum dapat dipastikan, namun ia memastikan kebakaran juga berdampak pada rumah warga hingga sejumlah kios di sekitar lokasi kejadian.

"Kios-kios juga ada yang terdampak," katanya.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan 12 orang menjadi korban dengan kondisi mengalami luka bakar. Saat ini, seluruh korban sedang menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit, baik wilayah Kota maupun Kabupaten Bekasi.

Ia menyatakan korban yang terdata merupakan warga sekitar serta karyawan SPBE Cimuning, mengalami luka bakar cukup serius hingga 60-70 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Ekonomi
Telkomsel Gandeng Ariel seb...
Megapolitan
Kodam Jaya Gunakan 147 Wate...
Nasional
Mendikdasmen Ungkap Literas...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.