Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pupuk Jadi Prioritas Gas, Sinyal Keras untuk Sektor Industri Lain

📅 Senin, 30 Mar 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kujang Yana Nurrachmad memaparkan gas bumi tidak hanya sekedar komponen biaya, tapi nafas keberlangsungan operasional perusahaan.

Gangguan pasokan gas memiliki dampak domino yang nyata, seperti yang terjadi pada 2025 saat produksi urea menurun hingga 123.000 ton dikarenakan kendala pasokan gas.

"Dengan kontribusi pupuk, yang mencapai 60-66 persen terhadap produktivitas pangan, maka stabilitas pasokan gas jadi penentu utama daya tahan pangan masyarakat," jelas Yana.

Lebih lanjut, Hangga mengatakan strategi ketahanan energi nasional kini terintegrasi dengan pengembangan infrastruktur pipa transmisi gas bumi lintas wilayah, seperti proyek ruas Cirebon-Semarang (Cisem) tahap 2, yang sudah resmi beroperasi dan mampu menghubungkan gas bumi dari berbagai sumber ke pusat industri.

Di tengah fluktuasi harga migas global akibat konflik geopolitik, tambahnya, kemandirian energi lewat peningkatan lifting domestik menjadi prioritas utama untuk mengurangi ketergantungan impor energi.

"Dengan sinergi yang kuat antara sektor energi dan industri pupuk, pemerintah optimis target pertumbuhan ekonomi dan visi Indonesia Emas 2045 bisa tercapai lewat fondasi pangan dan energi yang kokoh," sebut Hangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Kekeringan dan Gelombang Pa...
Rona
Tips Mengelola Bisnis Tempa...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.