Efek Domino Perang: Bursa Asia Rontok, IHSG Ikut Terkapar
📅 Senin, 30 Mar 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim PenulisBeberapa langkah untuk menekan impor migas adalah dengan penghematan energi dan penguatan mandat Biodiesel 50 persen (B50).
Rencana kebijakan pemerintah ini adalah sebagai upaya untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi yang akan berdampak luas terhadap inflasi serta opsi agar tidak terjadi pelebaran defisit APBN.
Namun demikian, untuk BBM non subsidi diperkirakan berpotensi akan mengalami kenaikan pada saat penyesuaian harga bahan bakar bulanan di umumkan di 1 April 2026.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 2,31 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,45 persen dan 1,23 persen.
Sedangkan empat sektor melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 1,28 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor properti yang masing masing turun sebesar 0,56 persen dan 0,48 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GSMF, NZIA, RGAS, AGII dan YPAS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PTSN, FMII, FITT, BBLD dan ASSA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.669.544 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,12 miliar lembar saham senilai Rp14,94 triliun. Sebanyak 272 saham naik, 403 saham menurun, dan 149 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 2.558,57 poin atau 2,92 persen ke 51.814,50, indeks Shanghai menguat 9,56 poin atau 0,24 persen ke 3.923,29, indeks Hang Seng melemah 201,09 poin atau 0,81 persen ke posisi 24.750,79, dan indeks Straits Times melemah 0,92 poin atau 0,02 persen ke posisi 4.897,26.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!