Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Pastikan Ledakan di Masjid Raya Jember Bukan dari Bahan Peledak

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 04:30 WIB | Oleh:
Polisi Pastikan Ledakan di Masjid Raya Jember Bukan dari Bahan Peledak Doc: Istimewa
Ket. Polisi menyebut ledakan diduga kuat karena bahan kimia di dalam lemari besi, di antaranya senyawa seperti Sodium Perchlorate (NaClO4) dan Poly (Bisphenol A-co-epichlorohydrin) yang mengalami peningkatan suhu dan memicu terjadinya ledakan.

JEMBER - Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra mengatakan bahwa penyebab ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona di Perumahan Pesona Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada bulan puasa lalu dipastikan bukan berasal dari bahan peledak atau bom.

"Dari hasil analisa sementara dari tim gabungan bahwa tidak ditemukan bahan peledak. Dugaan sementara, ledakan disebabkan oleh panas berlebih dari bahan atau zat yang mudah terbakar atau meledak yang berada di dalam lemari besi," katanya dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Jember, Kamis (26/3).

Dikutip dari Antara, sebuah ledakan misterius terjadi di masjid yang berada di kawasan Perumahan Pesona Regency di Kelurahan/Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember saat berlangsungnya shalat tarawih pada 16 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam peristiwa ledakan itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun satu orang dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami gangguan pendengaran dan ledakan menyebabkan kerusakan di bagian atap masjid, roster, serta membuat panik warga yang menjalankan shalat tarawih.

"Penyelidikan telah dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari Unit Identifikasi, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim, Direktorat Reserse Kriminal Polda Jatim, Tim Penjinak bom (Jibom) Gegana KorBrimob Polri, Satbrimob Polda Jatim serta Satreskrim Polres Jember," tuturnya.

Ia menjelaskan penyebab ledakan diduga kuat karena bahan kimia yang berada di dalam lemari besi, di antaranya senyawa seperti Sodium Perchlorate (NaClO4) dan Poly (Bisphenol A-co-epichlorohydrin). Kedua zat tersebut diduga mengalami perubahan suhu atau peningkatan temperatur yang memicu terjadinya ledakan.

"Kendati demikian, tim gabungan masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian ledakan tersebut dan setiap perkembangan akan kami sampaikan lebih lanjut," katanya.

Masjid Raya Pesona itu dapat digunakan kembali untuk kegiatan ibadah shalat pada Selasa (17/3) sore, sehingga warga di Perumahan Pesona Regency dapat menggelar shalat tarawih kembali di masjid setempat sehari pascaledakan terjadi, namun jumlah warga yang beribadah di masjid setempat berkurang karena masih ada yang khawatir atau was-was.

"Saya berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, sehingga kami imbau masyarakat ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Jember," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Jsmssmsk
Jsmssmsk
27 Mar 2026, 20:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
⤴️ Balasan untuk Jsmssmsk
Jsmssmsk
Jsmssmsk
27 Mar 2026, 20:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
⤴️ Balasan untuk Jsmssmsk
Jsmssmsk
Jsmssmsk
27 Mar 2026, 20:59 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.