Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Tegaskan Rencana Penerapan WFA Tidak Ganggu Pelayanan Sosial

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Mensos Tegaskan Rencana Penerapan WFA Tidak Ganggu Pelayanan Sosial Doc: RRI/Alfreds Tuter
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kanan)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan rencana penerapan kebijakan work from anywhere (WFA/bekerja darimana saja/red) tidak akan mengganggu pelayanan sosial kepada masyarakat. Pelayanan bantuan sosial dan layanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

Saifullah Yusuf mengatakan Kementerian Sosial telah menyiapkan skema kerja selama kebijakan WFA. Simulasi dan pengaturan kerja dilakukan agar pelayanan publik tetap berjalan.

“Kalau nanti ada WFA, kami pastikan tidak akan mengganggu pelayanan. Pelayanan untuk masyarakat akan tetap jalan,” kata Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis (26/3).

Ia mengatakan Kementerian Sosial terus melakukan rapat koordinasi dengan jajaran pimpinan. Koordinasi dilakukan untuk menyiapkan skema kerja selama kebijakan WFA.

Menurut dia, seluruh sumber daya manusia Kementerian Sosial diharapkan tetap bekerja maksimal. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

“Kami terus rapat dengan Pak Wamen, Pak Sesjen, dan seluruh jajaran. Kami berupaya membuat simulasi dan skema kerja,” ucap dia.

Ia menambahkan jumlah pegawai yang menjalankan work from anywhere sekitar 60 persen. Kebijakan tersebut sama seperti kebijakan WFA yang telah diterapkan sebelumnya.

Kementerian Sosial memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu selama kebijakan WFA berlangsung. Pelayanan bantuan sosial dan layanan sosial tetap berjalan seperti biasa.

Kebijakan work from anywhere diterapkan pemerintah pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. WFA diberlakukan pada 16–17 Maret serta 25–27 Maret 2026 untuk mengurangi kepadatan mobilitas masyarakat.

Pemerintah memberikan fleksibilitas kerja bagi aparatur sipil negara agar pelayanan tetap berjalan. Kebijakan ini juga bertujuan mengurai kemacetan selama periode mudik dan arus balik Lebaran. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.