Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Terus Berupaya Mengejar Status Kota Layak Anak

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 09:43 WIB | Oleh:
Jakarta Terus Berupaya Mengejar Status Kota Layak Anak Doc: ist
Ket. ramah bagi anak

JAKARTA – Lima wilayah kota dan satu kabupaten di Jakarta terus mengejar status kota atau kabupaten layak anak. Upaya ini dibarengi dengan merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Raperda itu dibahas Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD  Jakarta bersama Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP).

Raperda KLA terdiri dari 34 pasal dan 10 bab disiapkan untuk memperkuat ekosistem perlindungan dan pemenuhan hak anak di ibu kota. Ketua Bapemperda DPRD Jakarta, Abdul Aziz mengatakan, penyelesaian Raperda KLA merupakan bagian dari rampungnya pembahasan empat raperda yang diajukan DPPAPP.

Tiga rancangan regulasi lainnya yakni Raperda Pembangunan Keluarga, Raperda Penyelenggaraan Pelindungan Perempuan, dan Raperda Pengelolaan Penduduk. "Keempat regulasi tersebut menjadi landasan kuat dalam memperkuat perlindungan keluarga, anak, dan perempuan di Jakarta," ujar Aziz, dikutip bj.com, Jumat (2/10).

Aziz juga menekankan pentingnya penyediaan ruang bermain yang aman, terutama bagi anak-anak di kawasan permukiman padat penduduk.

Menurutnya, Pemprov dapat memanfaatkan aset milik pemerintah seperti area sekolah, perkantoran, serta kantor kelurahan dan kecamatan sebagai ruang bermain anak agar tidak lagi bermain di tempat yang berisiko.

Sementara itu, Kepala Dinas PPAPP Jakarta, Dwi Oktavia mengapresiasi Bapemperda DPRD yang telah merampungkan pembahasan Raperda KLA secara terperinci dan tepat waktu.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen segera menyusun Peraturan Gubernur sebagai aturan turunan perda tersebut agar ekosistem perlindungan anak dan perempuan di Jakarta dapat segera diperkuat.

"Dengan begitu, kita bisa secara utuh segera membuat ekosistem perlindungan anak dan perempuan di Jakarta menjadi lebih baik," tandas Dwi.

BERITA TERKAIT

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.