Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan AS Perkuat Kerja Sama dari Hilirisasi hingga Logam Tanah Jarang

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia dan AS Perkuat Kerja Sama dari Hilirisasi hingga Logam Tanah Jarang Doc: Kemendag
Ket. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan pertemuan dengan Kamar Dagang Amerika Serikat (AS) di sela-sela rangkaian Pertemuan Para Menteri Perdagangan G20 (G20 Trade Ministers' Meeting/TMM) di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, Rabu (30/9/2026).

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan pertemuan dengan Kamar Dagang Amerika Serikat (AS) untuk memperkuat hubungan dagang dengan Indonesia melalui forum Business 20 (B20).

Budi menyampaikan, Indonesia membuka peluang kerja sama bisnis dengan dunia usaha AS mulai dari industri hilir, produksi bernilai tambah, hingga pengembangan pemasok. Selain itu, masih terbuka peluang kerja sama pada sektor strategis, seperti logam tanah jarang (rare earths), hingga energi terbarukan.

"Kami melihat masih terdapat potensi besar untuk memperdalam hubungan bisnis antara Indonesia dan AS. Dalam hal ini, melalui hubungan perdagangan dan investasi yang lebih kuat, kerja sama teknologi yang lebih erat, dan rantai pasok yang lebih terintegrasi," ujar Budi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (2/10).

Dalam pertemuan yang dilakukan di sela-sela rangkaian Pertemuan Para Menteri Perdagangan G20 (G20 Trade Ministers' Meeting/TMM) di Milwaukee, Wisconsin, AS, Budi juga turut membahas mengenai perkembangan Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan dunia usaha AS.

Ia pun berharap agar perjanjian ini dapat segera diimplementasikan dan dimanfaatkan oleh kedua negara.

Sementara itu, Vice President and Executive Director International Policy Kamar Dagang AS Isabelle
Icso menanggapi positif upaya peningkatan kerja sama bisnis dengan Indonesia.

Ia menyampaikan empat fokus utama B20, yaitu mengurangi kebijakan yang menghambat perdagangan, memodernisasi WTO, membebaskan bea perdagangan digital, dan memperkuat investasi lintas batas.

Di sisi lain, dunia usaha AS menawarkan kerja sama pengembangan kapasitas dan pembayaran digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kendalian Inflasi, Bulog Le...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dua Celah Kritis PHP Ancam 70 Persen Situs Web Dunia, Sejumlah Situs Pemerintah Dinonaktifkan

Dua Celah Kritis PHP Ancam 70 Persen Situs Web Dunia, Sejumlah Situs Pemerintah Dinonaktifkan

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.