Harga Minyak Kembali Naik Setelah Investor Evaluasi Kembali Prospek Perdamaian di Timteng
📅 Jumat, 27 Mar 2026, 11:35 WIB | Oleh: Tim RedaksiSementara itu, India telah membeli kargo gas petroleum cair Iran pertamanya dalam beberapa tahun terakhir setelah AS untuk sementara mencabut sanksi terhadap minyak dan bahan bakar olahan Teheran, menurut narasumber.
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, meminta kepala IEA, Fatih Birol, untuk melakukan pelepasan cadangan minyak tambahan secara terkoordinasi selama pembicaraan pada Rabu, karena Tokyo berupaya untuk mengantisipasi konflik berkepanjangan di Timur Tengah.
Produksi minyak Irak merosot, dengan tangki penyimpanan mencapai tingkat tinggi dan kritis, kata tiga pejabat energi Irak pada Rabu.
Selain kekhawatiran akan pasokan, setidaknya 40 persen kapasitas ekspor minyak Russia terhenti menyusul serangan pesawat tak berawak Ukraina, serangan yang diperdebatkan terhadap jalur pipa utama, dan penyitaan kapal tanker, berdasarkan data pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 6,9 juta barel menjadi 456,2 juta barel pada pekan yang berakhir pada 20 Maret, tertinggi sejak Juni 2024 dan jauh melebihi ekspektasi analis dalam sebuah jajak pendapat yang memperkirakan peningkatan sebesar 477.000 barel.
"Jika Anda melihat apa yang ingin dicapai AS, apa yang ingin dicapai Israel, dan apa yang ingin dicapai Teheran, akan sangat sulit untuk menyelaraskan semua poin ini," kata Matthias Scheiber, manajer portofolio senior dan kepala tim Multi Asset di Allspring Global Investments.
"Kami masih berpendapat bahwa ada alasan untuk menaikkan harga energi secara struktural untuk saat ini," imbuh dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kekhawatiran akan dampak inflasi lanjutan akibat melonjaknya harga energi telah mendorong para pedagang untuk mengesampingkan kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve tahun ini, sehingga menaikkan nilai dollar.
Taruhan pada kenaikan suku bunga AS sempat meningkat, tetapi kemudian dikurangi. SB/CNA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!