Tiga Atau Empat Bek, John Herdman?
📅 Kamis, 26 Mar 2026, 17:44 WIB | Oleh: OpikDari 4-1-4-1, 4-3-3, 4-2-3-1, 4-5-1, 4-4-2, 3-4-3, 3-5-2, hingga 5-4-1, semua pernah ia coba, semua bergantung pada kekuatan musuh yang dihadapi. Bahkan, dari laga melawan Amerika Serikat saja, dari enam pertemuan bersama Kanada, Herdman memakai lima formasi berbeda.
Pertemuan pertama dengan Amerika Serikat berakhir kemenangan 2-0 pada Oktober 2019 dengan formasi 4-2-3-1 dalam ajang Nations League, dengan Alphonso Davies sebagai penyerang sayap kiri dan David sebagai penyerang tengah.
Kemenangan yang sama terjadi pada Januari 2022 di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Di laga ini, Herdman memakai formasi 4-4-2 diamond, saat Kanada tampil tanpa Davies yang sedang cedera.
Potensi tiga bek
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah mengumumkan 41 nama pada "Garuda Calling" pertama di era Herdman, kini tersisa 23 skuad final. Dia menyisihkan 18 nama tanpa pemusatan latihan (TC) terlebih dahulu. Nama-nama yang tersisih ini termasuk Miliano Jonathans yang cedera ACL dan Dean James yang dicoret baru-baru ini.
Komposisi 23 pemain final terdiri ataas 10 pemain yang bermain di kompetisi dalam negeri dan 13 pemain yang berkarier di luar negeri. Tak ada nama debutan di skuad Garuda kali ini. Dony Tri Pamungkas dan Cahya Supriadi sekilas menjadi nama anyar, namun keduanya telah memiliki caps bersama timnas senior di Kejuaraan ASEAN 2024, turnamen terakhir STY sebelum ia diganti Kluivert.
Dua anak hilang, Elkan Baggott dan Ezra Walian, yang sebelumnya masuk dalam 41 nama pertama, juga hanya nama pertama yang disertakan dalam skuad final. Ezra yang berpredikat sebagai pemain terbaik Indonesia di BRI Super League musim ini tak mampu memikat hati Herdman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Padahal, Ezra sedang memasuki musim terbaiknya di Indonesia. Bersama Persik Kediri, pemain yang sudah empat tahun tak memiliki caps untuk Garuda itu menjadi pemain berdarah Indonesia tertinggi dalam jumlah gol (6) dan assist (9).
Jika melihat nama-nama dalam 23 pemain final ini, indikasi terkuat adalah kita akan melihat debut Herdman di FIFA Series memakai pakem tiga bek, 3-4-3 saat transisi positif (menyerang) dan 5-4-1 dalam transisi negatif (bertahan).
Enam bek tengah dipanggil Herdman. Mereka adalah Baggott, Jay Idzes, Justin Hubner, Kevin Diks, Rizky Ridho, dan Jordi Amat. Nama-nama ini mungkin akan membuat pencinta timnas Indonesia bernostalgia, bahwa mereka akan melihat lagi trio Ridho, Idzes, dan Hubner bermain bersama.
Tiga bek tengah ini akan menjadi benteng terakhir Indonesia sebelum lawan-lawan Garuda berhadapan dengan salah satu kiper yang nanti akan diturunkan, yaitu Maarten Paes, Emil Audero, Nadeo Argawinata, dan Cahya Supriadi.
Diks, yang hampir selalu bermain sebagai bek tengah bersama Borussia Moenchengladbach musim ini, bisa saja digeser sedikit melebar untuk mengisi posisi bek sayap kanan, yang vital dalam formasi ini karena menuntut mobilitas tinggi dalam membantu serangan dan juga pertahanan.
Di sisi kanan ini, pesaing Diks adalah Eliano Reijnders, Yakob Sayuri, dan juga Sandy Walsh. Bergeser ke area kiri, Calvin Verdonk diprediksi akan kembali menjadi andalan. Alternatif lain adalah Dony, yang musim ini tampil reguler bersama Persija Jakarta dengan 18 penampilan, hanya dua kali tak menjadi starter.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!