Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penanganan Judol Masih Reaktif, DPRD DKI Desak Pemerintah Tutup Situs dari Hulu

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 18:08 WIB | Oleh:
Penanganan Judol Masih Reaktif, DPRD DKI Desak Pemerintah Tutup Situs dari Hulu Doc: Menpan
Ket. Kementerian Kesehatan mencatat peningkatan signifikan jumlah pasien di 54 rumah sakit jiwa (RSJ) di seluruh Indonesia terkait kasus adiksi. Lonjakan ini mencakup kecanduan judi online (judol) hingga game online yang kini semakin meluas di berbagai daerah.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan mencatat peningkatan signifikan jumlah pasien di 54 rumah sakit jiwa (RSJ) di seluruh Indonesia terkait kasus adiksi. Lonjakan ini mencakup kecanduan judi online (judol) hingga game online yang kini semakin meluas di berbagai daerah.

Fenomena peningkatan pasien ini terjadi di sejumlah wilayah seperti Jawa Timur, Jakarta, Jawa Tengah, hingga kota-kota lain. Salah satu yang terdampak adalah RSJ di kawasan Grogol, Jakarta, yang mengalami tekanan akibat lonjakan pasien rawat inap.

Kondisi tersebut bahkan menyebabkan over kapasitas di sejumlah fasilitas kesehatan jiwa. Pasien dengan tingkat kecanduan berat terpaksa harus menjalani perawatan intensif melalui rawat inap.

Meski tren peningkatan sudah terlihat jelas, data nasional secara rinci masih dalam tahap verifikasi. Namun demikian, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa masalah adiksi digital sudah memasuki fase serius.

Di sisi lain, maraknya konten digital dengan judul sensasional dinilai menjadi salah satu pintu masuk masyarakat ke praktik judi online. Paparan konten tersebut mendorong masyarakat yang awalnya tidak mengetahui aktivitas perjudian daring menjadi tertarik untuk mencoba.

"Paparan konten seperti ini membuat masyarakat terdorong mencoba hingga akhirnya terlibat," ujar salah satu pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Selama ini, penanganan terhadap judi online dinilai masih bersifat reaktif. Langkah seperti pemblokiran rekening baru dilakukan setelah transaksi terjadi dan kerugian sudah dialami masyarakat.

Karena itu, diperlukan langkah pencegahan yang lebih kuat melalui intervensi terhadap situs dan aplikasi yang terindikasi memfasilitasi judol. Upaya ini dinilai harus melibatkan kerja sama lintas lembaga, termasuk otoritas keuangan dan aparat penegak hukum.

"Penanganan tidak bisa hanya setelah kejadian, tetapi harus dicegah dari hulunya," tegasnya.

Sementara itu, tingginya angka pemain judi online juga dinilai sebagai persoalan sosial yang kompleks. Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, banyak masyarakat tergoda oleh iming-iming keuntungan instan dari aktivitas ilegal tersebut.

"Ada perubahan perilaku masyarakat yang cenderung ingin mendapatkan hasil cepat," kata anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta.

Pengamat kesejahteraan sosial dari Universitas Padjadjaran, Budi M. Taftazani, menilai judi online memiliki mekanisme yang berbeda dari judi konvensional. Sistem algoritma membuat pemain seolah-olah menang di awal, namun pada akhirnya mengalami kerugian besar.

"Misalnya diberi kemenangan kecil, tapi total deposit jauh lebih besar dalam jangka waktu tertentu," jelasnya.

Menurutnya, penanganan judi online harus dilakukan dari dua sisi, yakni permintaan dan penawaran. Edukasi kepada masyarakat menjadi penting agar tidak terjebak, sementara penegakan hukum harus lebih tegas untuk memberikan efek jera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Polda Jatim Dalami Motif Pe...
Nasional
Duka Gempa NTT Sampai ke Am...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.