Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gelombang Laut Setinggi 3 Meter di Pantai Depok, Dua Perahu Nelayan Terbalik

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Gelombang Laut Setinggi 3 Meter di Pantai Depok, Dua Perahu Nelayan Terbalik Doc: ANTARA/HO-SAR Parangtritis
Ket. Proses evakuasi perahu nelayan yang terbalik di Pantai Depok, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rabu (25/3).

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pantai Parangtritis dan Depok Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan evakuasi terhadap dua perahu nelayan yang terbalik setelah dihantam gelombang laut di perairan Pantai Depok.

Koordinator Satgas Linmas Jogo Segoro Pantai Parangtritis dan Depok Arief Nugraha di Bantul, Rabu, mengatakan telah mendapat laporan adanya dua perahu nelayan terbalik di Pantai Depok setelah dihantam gelombang laut pada Rabu (25/3), sekitar pukul 06.04 dan 06.50 WIB.

"Petugas piket Satgas Linmas Jogo Segoro dan Satlinmas Rescue Istimewa yang mendapat laporan kejadian tersebut langsung segera menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi perahu dan nelayan," katanya.

Dia menjelaskan proses evakuasi perahu nelayan dari kejadian perahu terbalik yang pertama dilakukan dengan cara ditarik petugas bersama nelayan menggunakan tali tambang.

Selanjutnya, proses evakuasi perahu nelayan dalam kejadian kedua, petugas langsung melakukan penyelamatan dengan berenang menggunakan pelampung dan papan selancar.

"Masing-masing perahu yang terbalik itu terdapat dua nelayan," katanya.

Dia mencatat dua nelayan dari perahu pertama, yaitu Anggoroyulianto (42), berasal dari Parangtritis, Kabupaten Bantul dan Marijan (47), berasal dari Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kedua nelayan sempat ikut terombang-ambing di laut setelah perahu yang mereka kemudikan terbalik.

Perahu kedua dikemudikan dua nelayan, yakni Warisman (54) dan Mafuri (58), yang merupakan warga Cilacap Jawa Tengah. Kedua nelayan tersebut juga sempat terombang-ambing di laut setelah perahu terbalik.

"Empat nelayan tersebut sudah berhasil diselamatkan. Proses evakuasi nelayan dilakukan dengan berenang menggunakan pelampung dan papan selancar," katanya.

Dia mengatakan ketinggian gelombang laut pantai selatan saat ini masih dalam situasi normal, namun kondisi arusnya cukup kencang sehingga nelayan harus waspada.

"Kalau ketinggian gelombang laut pantai selatan saat ini berkisar antara satu sampai tiga meter," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.