Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Ogah Gencatan Senjata Klaim Iran Sudah Melemah

📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 17:01 WIB | Oleh:
Trump Ogah Gencatan Senjata Klaim Iran Sudah Melemah Doc: AFP

WASHINGTON DC - Setelah mengeklaim bahwa Iran telah sangat melemah, Presiden AS Donald Trump pada Jumat (20/3) mengatakan bahwa dia tidak mendukung gencatan senjata dalam perang AS-Israel yang sedang berlangsung dengan Iran.

"Saya tidak ingin melakukan gencatan senjata. Anda tahu, anda tidak melakukan gencatan senjata ketika anda benar-benar menghancurkan pihak lain," kata Trump kepada wartawan sebelum meninggalkan Gedung Putih.

Ketika ditanya apakah Israel akan siap mengakhiri perang pada saat yang sama dengan Washington, Trump menjawab: "Saya pikir begitu. Hubungannya sangat baik... Kami menginginkan hal-hal yang kurang lebih sama... Kami menginginkan kemenangan, kami berdua."

Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah Trump menyebut ingin membuka dialog dengan Iran, namun menilai "tak ada pihak untuk diajak bicara" usai serangan AS-Israel berminggu-minggu yang menewaskan pejabat tinggi Iran, termasuk Ali Khamenei dan Ali Larijani.

Iran juga menolak pembicaraan gencatan senjata, dengan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan minggu ini bahwa AS "bertanggung jawab" atas perang dan dampaknya pada kawasan yang lebih luas.

Dalam pidatonya di Gedung Putih, Trump juga meremehkan ketergantungan AS pada Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak global yang sangat penting, dengan sebagian besar pengiriman minyak melewatinya.

"Kita tidak menggunakan selat itu... Kita tidak membutuhkannya. Eropa membutuhkannya. Korea Selatan, Jepang, China... Jadi mereka harus sedikit terlibat," tambahnya.

Jalur air tersebut telah menjadi pusat perhatian energi global sejak Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan penutupan bagi sebagian besar kapal sebagai balasan atas serangan AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari.

Setelah Trump meminta bantuan internasional untuk membuka kembali selat tersebut, banyak negara menolak, menunjukkan bahwa AS memulai perang saat ini tanpa konsultasi internasional dan oleh karena itu perang tersebut menjadi tanggung jawab Trump.

Ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk lebih dari 150 anak di sebuah sekolah dasar perempuan.

Iran telah merespons dengan serangan rudal dan pesawat tak berawak yang menargetkan Israel dan apa yang mereka sebut sebagai aset yang terkait dengan AS di seluruh wilayah tersebut, yang semakin memperburuk konflik. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.