Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelok 44 Maninjau Terpantau Lancar

📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 22:25 WIB | Oleh:
Kelok 44 Maninjau Terpantau Lancar Doc: ANTARA/Fitra Yogi/rwa
Ket. Mobil melintasi jalan yang terban di Kelok 44, Agam, Sumatera Barat, Sabtu (21/3).

Agam -- Arus lalu lintas (lalin) di kawasan Kelok 44 yang menghubungkan Maninjau, Kabupaten Agam menuju Kota Bukittinggi di Sumatera Barat terpantau lancar pada Sabtu, meski terdapat tiga titik dengan kerusakan parah akibat bencana hidrometeorologi November 2025.

Berdasarkan pantauan ANTARA pada Sabtu sore, kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas tanpa hambatan berarti. Meski demikian, pengendara terlihat memperlambat laju saat memasuki titik-titik rawan.

Tercatat sedikitnya tiga titik jalan terban dan dua titik longsor di sepanjang jalur tersebut. Kondisi ini merupakan dampak lanjutan dari bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November lalu yang belum sepenuhnya diperbaiki.

Berdasarkan catatan ANTARA, titik-titik jalan terban di kawasan itu adalah kelok 11, kelok 31, dan kelok 43 menuju kelok 44 yang menjadi titik terban dengan tingkat keparahan tinggi dan menyebabkan badan jalan hanya tersisa setengahnya.

Pada titik jalan terban, badan jalan menyempit dan hanya dapat dilalui satu kendaraan secara bergantian. Aspal tampak menggantung di tepi jurang dengan pembatas darurat berupa tumpukan tanah dan garis pengaman seadanya. Warga setempat memberlakukan sistem buka-tutup untuk menjaga kelancaran arus sekaligus menghindari potensi kecelakaan.

Sementara itu, material longsor berupa tanah yang berwarna kemerahan terlihat di beberapa sisi jalan, menunjukkan bahwa titik-titik jalan tersebut sangat rawan akan longsor susulan jika terjadi hujan.

Material longsor dari kelok 10 tampak meninggalkan sisa di sisi kanan kelok 9 dari arah Maninjau dan kelok 8. Sedangkan titik longsor berada di kelok 42 dan 43 dengan bekas longsor berada di sisi kiri dan kanan jalan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti menuturkan bahwa sejumlah ruas jalan di jalur utama yang menghubungkan Maninjau-Bukittinggi mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir November lalu.

Dia mengimbau masyarakat yang dalam perjalanan atau melintas untuk kunjungan wisata agar meningkatkan kehati-hatian dan selalu waspada.

“Kami mohon untuk lebih berhati-hati, kurangi kecepatan, dan utamakan kewaspadaan saat melintas,” kata Roza, sebagaimana dikutip dari laman sosial media Diskominfo Agam.

Pemerintah Kabupaten Agam, lanjutnya, terus berkomitmen melakukan penanganan dan perbaikan infrastruktur demi keselamatan bersama.

“Mohon bersabar kepada masyarakat Agam dan pengguna jalan. Mudah-mudahan melalui R3P (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana), cepat dilaksanakan perbaikan,” tambah Roza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.