Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pedagang Ditampung di Lokasi Darurat agar Jual Beli Tetap Berjalan Usai Pasar Induk Dilalap Api

📅 Senin, 15 Des 2025, 13:19 WIB | Oleh:
Pedagang Ditampung di Lokasi Darurat agar Jual Beli Tetap Berjalan Usai Pasar Induk Dilalap Api Doc: ist
Ket. kebakarann diselidiki

JAKARTA – Untuk melanjutkan transaksi jual beli dan tidak mengganggu kepentingan pembeli maupun pedagang, maka Perumda Pasar Jaya bergerak cepat menyiapkan tempat penampungan sementara bagi pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin.

"Kami sedang berkoordinasi untuk menyiapkan tempat penampungan pedagang agar mereka bisa kembali berdagang," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin.

Tempat penampungan tersebut ditargetkan sudah bisa digunakan dalam waktu tiga hari ke depan agar aktivitas perdagangan tetap berjalan. "Semoga dalam tiga hari ke depan tempat penampungan ini sudah bisa dipergunakan," ujar Agus.

Selain itu, dia memastikan para pedagang tetap dapat berjualan, dan aktivitas jual beli di Pasar Induk Kramat Jati tetap normal.

Tempat penampungan sementara tersebut akan dibangun di kawasan tempat penampungan sementara (TPS) sisi selatan Pasar Induk. Pengerjaan penyiapan lokasi dilakukan mulai hari ini dan dikerjakan selama 24 jam.

"Penampungan kita siapkan di TPS sisi selatan. Hari ini juga langsung kita kerjakan, 24 jam," kata Agus. Meskipun terjadi kebakaran di salah satu blok, aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Induk secara umum tetap berjalan normal. Masyarakat tetap dapat berbelanja, termasuk menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

"Secara umum aktivitas perdagangan tetap berjalan. Masih ada unit C, Jakgrosir, Blok C1, dan area lainnya yang beroperasi normal. Masyarakat masih bisa belanja di Pasar Induk," jelas Agus.

Kepada para pedagang yang terdampak, Perumda Pasar Jaya mengimbau agar bersabar selama proses penanganan pascakebakaran berlangsung.

"Kami mohon kesabaran para pedagang. Ini juga di-cover oleh asuransi. Kami harap dukungan semua pihak agar pembangunan tempat penampungan sementara ini bisa segera diselesaikan," ucap Agus.

Kebakaran terjadi pada Senin (15/12) sekitar pukul 07.15 WIB di Los buah Blok C2 Pasar Induk. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.

Kebakaran itu mengakibatkan 350 kios hangus terbakar. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. "Untuk penyebab kebakaran kami masih menunggu hasil penyidikan dari kepolisian. Kami belum bisa menyimpulkan apa penyebabnya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.