Idul Fitri Pertama Jakarta Dinaungi Awan Tebal. Tiga Provinsi Ini Hujan Lebat
📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 05:50 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka"Tapi secara umum untuk gelombang laut, kemudian angin, dan arus, ini cukup kondusif selama periode libur lebaran ini sehingga tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap pelayaran di Indonesia," jelas Faisal.
Selanjutnya untuk penerbangan nanti ada awan Cumulonimbus (Cb) yang terpantau di beberapa lokasi di bagian timur Indonesia. Kemudian operasi modifikasi cuaca saat ini berlangsung di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
"Ini situasional tergantung kondisi apabila berpotensi terjadi hujan ekstrem itu akan segera dilakukan modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan sekitar 20 sampai 50 persen. Kemudian untuk operasi modifikasi cuaca untuk menambah hujan itu dilakukan di Riau untuk mencegah, mengendalikan karhutla yang ada di sana," katanya.
Ia juga menambahkan tahun ini Indonesia akan mengalami musim kering yang lebih awal dan lebih panjang, sehingga secara umum akan lebih kering daripada tahun 2025 yang lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini perlu kewaspadaan terkait terjadinya kekeringan, karhutla, dan juga kesehatan bagi kita semua, juga upaya kita untuk tetap menjaga swasembada pangan di Indonesia," katanya.
Terkait arus mudik 2026, Faisal mengapresiasi untuk Kementerian Perhubungan, dari Polri, TNI, segenap Forkopimda, stakeholder terkait, juga wartawan yang telah berjuang, berusaha keras untuk dapat menyampaikan informasi terbaik bagi masyarakat kita agar mudik dan libur lebaran tahun ini berjalan dengan lancar dan penuh kebahagiaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
23 Apr 2026, 18:43 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!