Balas Daftar Hitam Pentagon, Tiongkok Jatuhkan Sanksi kepada 10 Perusahaan AS
📅 Selasa, 23 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiBEIJING - Tiongkok pada Senin (22/6), memberlakukan sanksi kontrol ekspor terhadap 10 perusahaan Amerika Serikat (AS) yang terlibat dalam bidang pertahanan dan penambangan logam tanah jarang. Langkah itu sebagai tanggapan atas dimasukkannya perusahaan-perusahaan Tiongkok ke dalam daftar hitam oleh Washington.
Langkah itu diambil Tiongkok, sebulan setelah Presiden AS Donald Trump mengunjungi Beijing dan berupaya menstabilkan hubungan yang tegang selama pembicaraan dengan mitranya Presiden Tiongkok, Xi Jinping.
Meskipun kedua negara sepakat untuk berupaya mengurangi tarif, hubungan mereka kemudian diuji karena kedua pihak saling menghambat kemajuan di bidang teknologi dan pertahanan.
Bulan ini, Washington merilis daftar hitam baru yang berisi 80 perusahaan dan anak perusahaannya yang menurut Washington membantu militer Tiongkok.
Hal itu menyebabkan raksasa teknologi Alibaba dan Baidu, serta raksasa kendaraan listrik BYD, ikut dimasukkan, yang mendorong Beijing untuk mengancam akan melakukan pembalasan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kontrol ekspor baru Tiongkok itu dilakukan "sebagai tanggapan terhadap tindakan keterlaluan pemerintah AS yang menambahkan apa yang disebut 'daftar perusahaan militer Tiongkok”, kata kementerian perdagangan dalam sebuah pernyataan, sembari menambahkan bahwa langkah itu juga untuk "menjaga keamanan nasional".
Kesepuluh entitas tersebut termasuk Aveox, yang memegang kontrak pertahanan kedirgantaraan dengan militer AS, dan Oshkosh Defense, yang memproduksi armada kendaraan militer.
Daftar tersebut juga mencantumkan produsen logam tanah jarang AS, yaitu MP Materials dan USA Rare Earth.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aktivitas Ekspor Dihentikan
Kementerian Perdagangan Tiongkok menyatakan bahwa eksportir dilarang menyediakan barang-barang dwiguna kepada entitas yang terdaftar, dan menambahkan bahwa segala aktivitas ekspor terkait yang sedang berlangsung saat ini harus segera dihentikan.
Larangan tersebut juga berlaku untuk "organisasi atau individu di negara atau wilayah mana pun ... yang mentransfer atau menyediakan barang-barang dwiguna yang berasal dari Tiongkok kepada entitas tersebut.
Kementerian Keuangan Tiongkok secara bersamaan mengumumkan larangan bagi lembaga-lembaga yang terlibat dalam pengadaan publik untuk membeli produk buatan 46 perusahaan AS, termasuk Lockheed Martin, Raytheon, dan divisi pertahanan Boeing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!