Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Subianto Instruksikan Efisiensi Energi di Sektor Spesifik Hadapi Krisis Global

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Subianto Instruksikan Efisiensi Energi di Sektor Spesifik Hadapi Krisis Global Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (19/3), yang salah satunya membahas rencana efisiensi/penghematan energi untuk mengantisipasi ancaman krisis minyak imbas perang di negara-negara Teluk, Timur Tengah.

Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan Presiden Prabowo Subianto kepada beberapa menterinya menginstruksikan efisiensi energi menyasar kepada sektor-sektor yang spesifik sehingga kebijakan hemat energi itu berjalan tepat sasaran.

Dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (19/3), Presiden Prabowo menerima laporan dari beberapa menteri mengenai antisipasi pemerintah menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di tengah ancaman krisis minyak imbas perang di negara-negara Teluk, Timur Tengah.

"Presiden membahas langkah-langkah strategis terkait rencana penghematan energi di berbagai sektor sebagai antisipasi atas dinamika politik di kawasan Timur Tengah yang dapat mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi global," kata Teddy di Jakarta, Kamis.

"Presiden menginstruksikan agar efisiensi difokuskan pada beberapa sektor spesifik guna menjaga stabilitas dan ketahanan energi dalam negeri," sambung Teddy.

Dalam rapat itu, Presiden menerima laporan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Pejabat lainnya yang turut mengikuti rapat, yaitu Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Sekretariat Presiden dalam siaran resminya menjelaskan langkah-langkah efisiensi yang diambil oleh Presiden merupakan strategi untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

"Melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah berupaya memastikan kebijakan penghematan energi dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat," demikian siaran resmi Sekretariat Presiden.

Dalam kesempatan terpisah, selepas rapat, Menko Bidang Perekonomian Airlangga menjelaskan rencana efisiensi itu salah satunya dengan menerapkan sistem kerja dari rumah (WFH) sehingga penggunaan bahan bakar minyak yang berasal dari aktivitas perjalanan masyarakat juga dapat dihemat.

Rencananya, Airlangga menyebut, skema WFH itu akan diberlakukan selama 1 hari dalam periode 5 hari kerja.

"Teknisnya sedang akan disiapkan, karena ini diharapkan juga tidak hanya ASN (aparatur sipil negara, red.), tetapi juga swasta, dan juga pemda-pemda. Nah, ini semuanya kita sedang siapkan lagi, nanti sesudah konsepnya matang, kita akan segera informasikan ke publik lebih detail," ujar Airlangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.