Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perang Iran Hari Ke-20: Apa Saja yang Terjadi

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Perang Iran Hari Ke-20: Apa Saja yang Terjadi Doc: Istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Israel bertindak karena "kemarahan" dan tidak akan menyerang ladang gas South Pars lagi.

AS akan melonggarkan pembatasan terhadap minyak Iran

Amerika Serikat mungkin akan melonggarkan pembatasan terhadap minyak Iran yang sudah berada di laut, kata Menteri Keuangan Scott Bessent di Fox Business, karena Washington berupaya menstabilkan pasokan global.

Dia menambahkan bahwa AS juga dapat melakukan pelepasan cadangan minyak secara sepihak.

Dari Al Jazeera, Bessent mengatakan awal pekan ini bahwa kapal tanker minyak Iran telah meninggalkan Selat Hormuz dengan sepengetahuan AS, membantu memasok pasar global.

Rincian lebih lanjut diharapkan akan terungkap seiring dengan penyampaian pernyataannya.

Atlet taekwondo tewas

Serangan AS dan Israel pagi ini di kota Tabriz, Iran barat laut, telah menewaskan beberapa orang, termasuk empat atlet taekwondo, lapor kantor berita semi-resmi Iran, Mehr.

Serangan ini terjadi setelah serangkaian serangan mematikan lainnya di Iran hari ini, termasuk satu serangan yang menurut seorang pejabat Iran menewaskan 12 orang di daerah pemukiman di wilayah Dorud di bagian barat negara itu.

Harga gas di Eropa berpotensi naik lebih dari 30 persen 

Harga gas di Eropa bisa melonjak musim dingin ini karena perang Israel-AS di Iran mengancam pasokan global, demikian peringatan Bloomberg Intelligence.

Harga diperkirakan akan naik hingga 90 euro per megawatt-jam (103 dolar AS), dari sekitar 66 euro (75 dolar AS), karena pemogokan di kompleks Ras Laffan Qatar berisiko mengganggu sekitar 20 persen aliran LNG global.

Prakiraan menunjukkan pemadaman listrik yang berkepanjangan bahkan jika ketegangan mereda dengan cepat, sehingga memperketat pasokan dan meningkatkan persaingan dengan pembeli dari Asia.

Laporan tersebut menambahkan bahwa rendahnya tingkat penyimpanan energi di seluruh Eropa dapat menambah tekanan lebih lanjut, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang keterjangkauan dan keamanan energi dalam beberapa bulan mendatang.

Shell  sedang menilai kerusakan di Qatar

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pelabuhan Sape Perkuat Akse...
Ekonomi
Jakarta Fair Kemayoran 2026...
Daerah
Satgas Pamtas Yonif 511 Sal...
Megapolitan
Cuaca Jakarta Diprakirakan ...

Sentimen Global Dominan, 13 Juli 2026

56 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Sentimen Global Dominan, 13...
100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.