Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Dr Soetomo Siap Beri Layanan Saat Lebaran-Nyepi

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 01:40 WIB | Oleh:
RSUD Dr Soetomo Siap Beri Layanan Saat Lebaran-Nyepi Doc: ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah
Ket. Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo Surabaya Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa (tengah) dalam konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, Senin (16/3).

SURABAYA -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya, Jawa Timur, memastikan kesiapsiagaan layanan kesehatan selama libur panjang pada periode Lebaran dan Nyepi 2026, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) hingga ketersediaan stok obat.

“Kami sudah bersiap untuk SDM yang menjaga selama Lebaran itu sekitar tujuh ribu,” kata Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo Surabaya Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa dalam konferensi pers di Surabaya, Senin.

Cita menyebutkan SDM yang disiapkan di antaranya meliputi dokter spesialis on site, dokter spesialis on call, dokter PPDS on site,  dokter umum, perawat IGD, perawat ICU, perawat NICU, perawat kamar bedah, perawat anastesi, radiografer, farmasi, calltaker, transporter, petugas registrasi, hingga petugas kasir.

Selain itu, Cita menuturkan pihaknya turut memastikan ketersediaan obat baik untuk pasien yang rutin melakukan pemeriksaan ke RSUD Dr Soetomo maupun pasien yang membutuhkan obat di tengah liburan.

Meski demikian, ia meminta pasien yang rutin menjalani pengobatan untuk bisa mengambil obat sebelum libur panjang, agar kesehatan tetap terpantau. Sedangkan pasien yang membutuhkan obat saat masa liburan akan tetap terlayani oleh bagian farmasi.

Kemudian, lanjut Cita, RSUD Dr Soetomo juga memastikan sistem rujukan terpadu tetap aktif selama masa libur panjang mengingat rumah sakit ini menjadi rujukan utama untuk berbagai kasus penyakit di Jawa Timur dan wilayah Indonesia timur.

“IGD tetap siaga penuh. Untuk kasus darurat kami pastikan pelayanan berjalan 24 jam,” ujar Cita.

Sementara untuk tindakan operasi, Cita mengatakan tetap ada pelayanan dengan mengikuti standar yang berlaku yakni apabila terdapat kondisi tertentu maka jadwal operasi akan disesuaikan sehingga pelayanan pasien selalu optimal.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama libur Lebaran dan Nyepi termasuk mengatur pola makan, mengingat berdasarkan pengalaman libur Lebaran sebelumnya justru penyakit metabolik mendominasi dibandingkan kasus kecelakaan.

“Keluhan yang paling banyak biasanya terkait kelainan darah, gangguan metabolik seperti diabetes dan hipertensi, serta gangguan saluran pencernaan seperti diare dan muntah,” katanya.

Menurutnya, pola makan yang berubah drastis seperti mengonsumsi tinggi gula, santan, dan lemak yang berlebihan akan memicu meningkatnya penyakit metabolik hingga memperburuk kondisi pasien dengan penyakit bawaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.