Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung Ketupat dan Pulau Insan, Dua Magnet Baru Wisata Banjarmasin

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampung Ketupat dan Pulau Insan, Dua Magnet Baru Wisata Banjarmasin Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Banjarmasin
Ket. Penataan ulang kawasan Kampung Ketupat di Banjarmasin Tengah.

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengembangkan potensi dua obyek wisata, yakni Kampung Ketupat di Jalan Sungai Baru dan Pulau Insan di Jalan Zafri Zam-zam di Banjarmasin Tengah.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar di Banjarmasin, Jumat (23/10), kedua lokasi tersebut memiliki potensi pengembangan yang dapat mendukung daya tarik wisata sekaligus membuka ruang bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Kampung Ketupat, ungkap dia, dengan karakteristik budaya lokalnya, memiliki peluang untuk memperkuat identitas wisata khas Banjarmasin.

"Selain berada wilayah siring Sungai Martapura, juga kampung kuliner yang masyarakatnya banyak membuat ketupat," ujarnya.

Sedangkan kawasan Pulau Insan, kata Ichrom, berpotensi dikembangkan melalui pemanfaatan ruang yang lebih tertata.

Menurut dia, Pulau Insan yang memiliki luas lahan sekitar 6.890 meter persegi itu dirancang pemerintah kota menjadi ruang terbuka hijau dengan adanya fasilitas jogging track, taman, ruang baca outdoor, area parkir, hingga dermaga kecil.

"Saat ini pengerukan sungai dan pembersihan di sekitar pulau dilakukan," ujarnya.

Menurut dia, pengembangan kedua kawasan tetap memerlukan pemetaan kebutuhan, kesiapan infrastruktur, serta pengelolaan yang mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan agar potensi yang dimiliki dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Ichrom berharap rencana pembenahan tersebut dapat diwujudkan secara optimal sehingga masyarakat merasakan manfaat langsung dari peningkatan kualitas fasilitas publik.

"Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat Kota Banjarmasin, karena kota ini terus mengembangkan sektor pariwisata berbasis sungai," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.