Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Selimuti Palembang, Puskesmas Buka Terapi Oksigen Gratis

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 18:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabut Asap Selimuti Palembang, Puskesmas Buka Terapi Oksigen Gratis Doc: Antara
Ket. Puskesmas Sabokingking, Kota Palembang, Sumatera Selatan, menyediakan layanan terapi oksigen gratis melalui Ruang Aman Asap untuk membantu masyarakat mengurangi dampak paparan kabut asap terhadap kesehatan, terutama gangguan pernapasan.

Palembang - Puskesmas Sabokingking, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menyediakan layanan terapi oksigen gratis melalui Ruang Aman Asap untuk membantu masyarakat mengurangi dampak paparan kabut asap terhadap kesehatan, terutama gangguan pernapasan.

Kepala Puskesmas Sabokingking Kiki Ayu Marlina di Palembang, Jumat (23/10), mengatakan layanan tersebut telah disiagakan sejak sepekan terakhir untuk membantu warga yang mengalami sesak napas akibat kondisi udara yang tercemar asap.

“Rumah asap ini baru diadakan seminggu terakhir ini, dan alhamdulillah sangat bermanfaat. Pasien yang memerlukan istirahat sambil berobat karena sesak bisa beristirahat di ruang aman asap untuk mengurangi dampak kabut asap ini,” katanya.

Ia menjelaskan Ruang Aman Asap dilengkapi sejumlah fasilitas untuk mendukung penanganan awal gangguan pernapasan, meliputi tabung oksigen, nebulizer, alat pemurni udara (air purifier), pengatur kelembapan udara (humidifier), serta oksigen kaleng sekali pakai.

Menurut Kiki, layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara cuma-cuma, khususnya kelompok rentan, seperti balita, anak usia sekolah, dan lanjut usia yang mengalami keluhan pernapasan.

Ia menyebutkan jumlah warga yang memanfaatkan Ruang Aman Asap rata-rata mencapai 15 hingga 17 orang per hari.

“Pasien yang datang ke sini bisa terapi oksigen sampai merasa enak. Kalau merasa lumayan enak dan tidak terlalu sesak, mereka bisa pulang,” ujarnya.

Berdasarkan data Puskesmas Sabokingking, jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tercatat sebanyak 278 kasus hingga 21 Oktober 2026. Angka tersebut menurun dibandingkan September 2026 yang sempat mencapai sekitar 470 kasus.

Pasien ISPA yang datang berobat sehari-hari didominasi kelompok usia produktif yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Sementara itu, warga yang memanfaatkan Ruang Aman Asap untuk membantu pemulihan pernapasan umumnya berasal dari kelompok balita, anak usia sekolah, dan lansia.

Ruang Aman Asap bukan merupakan ruang tindakan untuk kondisi medis darurat berat, melainkan fasilitas untuk membantu mengurangi dampak awal paparan asap dan menyediakan tempat istirahat bagi pasien apabila kondisi tidak membaik setelah mendapatkan penanganan awal, pihak puskesmas akan melakukan tindakan sesuai kebutuhan medis atau merujuk pasien ke rumah sakit terdekat.

Salah seorang warga, Sofie, yang membawa anaknya, Ammar, ke Puskesmas Sabokingking setelah mengalami sesak napas dan batuk selama dua hari. Anak tersebut diketahui memiliki riwayat asma.

“Anak saya sudah dua hari ini mengalami sesak napas, dan kebetulan memang ada riwayat asma. Hari ini saya bawa ke sini untuk berobat,” kata Sofie.

Ia berharap kondisi kesehatan anaknya segera membaik dan kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang dapat segera teratasi agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.