Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Kalteng Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir Sepekan ke Depan

📅 Senin, 16 Mar 2026, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Kalteng Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir Sepekan ke Depan Doc: Antara
Ket. Dokumentasi. Warga melintasi jalan protokol saat hujan mengguyur Kota Palangka Raya, Sabtu (14/3).

Palangka Raya - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah, Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya mengingatkan masyarakat di provinsi setempat mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir hingga sepekan mendatang.   

"Kami juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalteng," kata Prakirawan BMKG Kalteng, Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya Ika Priti di Palangka Raya, Senin (16/3).

Wilayah di Provinsi Kalteng itu meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.   

Masyarakat di 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng juga diminta waspada dampak bencana yang ditimbulkan dari hujan lebat disertai angin kencang dan petir tersebut.

"Antara lain genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang," kata Ika.

Dia menerangkan, sebelum terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir akan terlihat pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB).

"Daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau di wilayah Kalteng. Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut," katanya.

Didukung oleh kelembaban udara yang cukup basah, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal juga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Kalteng.

Ika menambahkan, pertumbuhan awan CB yang biasanya terlihat gelap ini merupakan tanda-tanda terjadinya hujan disertai angin kencang diikuti sambaran petir. Untuk itu jika warga saat melihat fenomena tersebut agar waspada dan segera mencari tempat berteduh, namun tidak di bawah pohon.

Selanjutnya, umumnya suhu udara berkisar antara 23 hingga 34 derajat celcius. Kelembaban udara berkisar antara 55 hingga 100 persen. Angin umumnya bertiup dari Tenggara–Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 5 – 20 km/jam.

"Saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir, masyarakat harus segera mencari tempat berlindung yang aman seperti di dalam rumah atau gedung," katanya.

Masyarakat juga harus menjauhi papan reklame atau baliho, pohon besar, dan tidak berada di lapangan atau tempat terbuka untuk menghindari sambaran petir.

"Kami juga mengimbau masyarakat Kalteng agar mewaspadai potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat, yang dapat disertai petir kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung," kata Ika.

Pihaknya secara berkala juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lain untuk menggambarkan potensi dan perkembangan cuaca terbaru guna antisipasi bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.