Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anda Tak Mau Terjebak Macet di Nagreg Saat Mudik? Dishub Kabupaten Bandung Kasih Tips Ini

📅 Senin, 16 Mar 2026, 01:20 WIB | Oleh:
Anda Tak Mau Terjebak Macet di Nagreg Saat Mudik? Dishub Kabupaten Bandung Kasih Tips Ini Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Situasi lalu lintas di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Minggu (15/3).

NAGREG, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung memberikan tips bagi masyarakat agar melaksanakan perjalanan mudik melalui Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Senin dan Selasa tanggal 16-17 Maret 2026 untuk menghindari terjebak macet di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo di pos pengamanan Jalur Nagreg mengatakan pada hari-hari tersebut diprediksi volume kendaraan akan mengalami penurunan dibandingkan dua hari ini, sehingga mudik lebih awal bisa menjadi pilihan.

"Jika memang memiliki waktu mudik cukup luang, mudik ketika orang lain tidak memiliki waktu mudik yang sama bisa jadi pilihan. Misalkan prediksi kamu Senin dan Selasa ada penurunan volume kendaraan, jadi silahkan itu bisa jadi pilihan mudik bersama ke kampung halaman," kata Eric di Nagreg, Kabupaten Bandung, Minggu(15/3).

Hal ini juga, kata Eric, bisa menjadi pilihan untuk meminimalisir kemungkinan kecelakaan akibat kelelahan di jalan karena terjebak kemacetan.

Dari volume kendaraan yang melintas di Jalur Nagreg, Eric menjelaskan sampai Minggu petang sekitar 43 ribu kendaraan telah melintas, yang lebih tinggi dibanding Sabtu (14/3) yang selama 24 jam tercatat sekitar 39 ribu kendaraan melintas.

Eric mengungkapkan angka tersebut juga mengalami peningkatan signifikan dibandingkan H-6 Lebaran tahun 2025, dengan persentase sebesar 44 persen, dengan prediksi akan lebih besar lagi karena perhitungan masih berlangsung hingga saat ini.

Seiring dengan semakin padatnya jalur Selatan Pulau Jawa di masa mudik Lebaran 2026 ini, Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung tersebut mengingatkan agar pemudik mempersiapkan semaksimal mungkin untuk melakukan perjalanan mudik.

Persiapan itu dilakukan pada kendaraan yang akan digunakan yang meliputi mesin, kaki-kaki kendaraan, ban, lampu hingga sistem pengereman, karena sangat vital bagi keselamatan perjalanan.

Kemudian selain aspek kendaraan, Eric menekankan kesiapan fisik juga diperlukan bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas mudik Lebaran 2026.

"Mohon buat masyarakat sebelum kita melaksanakan ritual mudik melakukan perjalanan betul-betul kondisi kendaraan diperiksa baik itu kondisi mesin, ban dan juga rem, juga alat tambahan yang wajib ada pada kendaraan seperti dongkrak, apar, safety belt, itu betul-betul harus diperiksa agar semuanya berfungsi dengan baik. Fisik juga harus diperhatikan jangan memaksakan diri kalau lelah, segera istirahat," ucapnya.

Sepanjang jalur mudik di Nagreg, tambah Eric, banyak lokasi posko bersama yang bisa dimanfaatkan bagi warga pemudik sebagai lokasi istirahat sebelum melanjutkan perjalanan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan sampai kampung halaman. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.